Belanja Pemerintah Jadi Penopang Ekonomi Kuartal II-2026

Belanja Pemerintah Jadi Penopang Ekonomi Kuartal II-2026
Bank Danamon memperkirakan ekspansi ekonomi periode kuartal II-2026 akan tetap bertahan di level lebih dari 5%. (Foto: NET)

JAKARTA — Bank Danamon memperkirakan ekspansi ekonomi periode kuartal II-2026 akan tetap bertahan di level lebih dari 5%. Melonjaknya anggaran belanja pemerintah hingga mencapai 20% diestimasi menjadi motor penggerak utama bagi perekonomian nasional pada kuartal kedua tahun ini.

“Kami proyeksi, pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2026 bisa berada di kisaran 5,2%-5,3%,” kata ekonom Bank Danamon Hosianna E. Situmorang dalam Editor Briefing, Jumat (31/7/2026). 

Pandangan optimis mengenai laju perekonomian tersebut muncul karena pihak pemerintah semakin mengoptimalkan penyerapan anggaran. Berbagai proyek strategis nasional terus digenjot demi mendorong aktivitas perekonomian.

Sektor konsumsi rumah tangga pun diestimasi bertahan kuat sepanjang rentang waktu April sampai Juni 2026, mengingat kontribusinya yang memegang porsi dominan dalam produk domestik bruto.

Sementara itu, realisasi penanaman modal pada kuartal II-2026 yang menyentuh angka Rp 511,8 triliun atau mengalami pertumbuhan tahunan sebesar 7,1%, turut memperkuat fondasi ekonomi Indonesia pada periode April - Juni 2026. 

Capaian investasi tersebut utamanya didorong oleh Penanaman Modal Asing (PMA) yang melesat hingga 27,5% secara tahunan pada kuartal II-2026.

Situasi tersebut mencerminkan indikator menggembirakan di tengah bayang-bayang ketidakpastian global, sekaligus membuktikan bahwa kepercayaan investor internasional terhadap prospek jangka panjang tanah air masih sangat kuat. 

Lebih lanjut, Hosianna menyampaikan bahwa pengaruh dari penyesuaian suku bunga acuan Bank Indonesia yang terjadi pada bulan Mei dan Juli 2026 belum berdampak secara langsung pada kuartal II-2026.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index