Prabowo Perkuat Mitigasi Bencana, Pesan Ratusan Helikopter Water Bombing

Rabu, 16 September 2026 | 20:08:00 WIB

DINAMIKAUANG.COM — Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah akan memperkuat kemampuan mitigasi bencana melalui investasi besar-besaran, termasuk pengadaan ratusan helikopter untuk water bombing. Pernyataan itu disampaikan dalam Program Presiden Menjawab pada Rabu, 16 September 2026, menyusul karhutla yang melanda sejumlah provinsi. Prabowo juga mengingatkan jajarannya agar tidak terjerat korupsi karena akan melemahkan institusi saat krisis.

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kapasitas penanganan bencana alam di Indonesia. Fokus utamanya adalah penguatan badan-badan yang bertugas menghadapi bencana, terutama setelah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di sejumlah provinsi belakangan ini.

"Saya bertekad meningkatkan kemampuan mitigasi kita. Badan-badan (yang bertugas) menghadapi bencana harus kita perkuat," kata Prabowo dalam Program Presiden Menjawab, Rabu, 16 September 2026.

Pengadaan Helikopter dan Pesawat Water Bombing

Pemerintah terus menambah armada helikopter agar penanganan karhutla lebih taktis. Prabowo menyebut kebutuhan helikopter untuk water bombing mencapai ratusan unit.

"Kita perlu ratusan helikopter untuk water bombing. Kita perlu. Saya sudah pesan beberapa pesawat besar untuk water bombing," ungkapnya.

Selain helikopter, investasi disiapkan untuk menghadirkan peralatan mumpuni agar mitigasi bencana bisa dilakukan lebih cepat. Prabowo tidak merinci nilai investasi yang dimaksud.

Korupsi Dinilai Lemahkan Kapasitas Negara Hadapi Krisis

Kepala negara memberikan peringatan keras kepada jajarannya agar menjauhi korupsi. Menurut Prabowo, praktik rasuah akan memperlemah institusi dan membuat sumber daya alam tidak bisa dimaksimalkan.

Dampak akhirnya, pemerintah akan lemah saat menghadapi situasi krisis seperti bencana alam. "Kalau kita tidak bisa menjaga resources-resources kita, kita nanti akan mengalami kelemahan dalam menghadapi situasi yang kita perlukan," jelas dia.

Indonesia di Cincin Api, tapi Diberkahi Sumber Daya Mineral

Prabowo mengingatkan posisi geografis Indonesia yang berada di kawasan Cincin Api atau Ring of Fire. Wilayah ini sangat aktif secara vulkanik dan seismik karena menjadi pertemuan lempeng-lempeng tektonik dunia, sehingga rawan bencana alam.

Di sisi lain, Prabowo menuturkan Indonesia diberkahi sumber daya alam melimpah dan tanah subur. Bahkan di tengah bencana, tanah Indonesia menghasilkan mineral-mineral luar biasa seperti emas hingga logam tanah jarak (rare earth) yang saat ini banyak dicari.

"Jadi, inilah yang mungkin Kuasa (Yang Mahakuasa) kasih cobaan, tapi Dia juga kasih kelebihan. Nah, tinggal bagaimana kita me-manage negara kita. Karena itu, kita harus memiliki negara, memiliki institusi yang efisien," tegas dia.

Efisiensi Anggaran Jadi Prioritas Sejak Awal Menjabat

Sejak awal menjabat, Presiden Prabowo berkomitmen melakukan efisiensi anggaran di setiap kementerian. Ia bahkan memeriksa sendiri anggaran yang ada di tiap kementerian untuk memastikan belanja negara lebih efektif.

Langkah efisiensi ini disebut menjadi bagian dari upaya membangun institusi yang kuat dan efisien, terutama dalam menghadapi situasi darurat seperti bencana alam.

Terkini