Asing Borong Saham BBRI Rp164 Miliar di Tengah IHSG Volatil

Asing Borong Saham BBRI Rp164 Miliar di Tengah IHSG Volatil

DINAMIKAUANG.COM — Laba bersih BRI yang melonjak 17,5 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi magnet utama bagi dana asing. Data Stockbit Sekuritas menunjukkan, nilai pembelian bersih saham BBRI oleh asing mencapai Rp163,99 miliar—angka yang nyaris menyamai total net buy asing secara keseluruhan di bursa.

Sepanjang sesi I, nilai transaksi beli asing (foreign buy) tercatat Rp2,95 triliun, sementara nilai jual asing (foreign sell) mencapai Rp2,77 triliun. Selisih keduanya menghasilkan net foreign buy Rp183,56 miliar.

Laba BRI Tembus Rp31,2 Triliun

Kinerja keuangan yang solid menjadi pemicu utama aksi borong saham berkode BBRI ini. Sepanjang Januari-Juni 2026, BRI membukukan laba bersih Rp31,2 triliun, tumbuh 17,5 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan laba tersebut mencerminkan daya tahan bisnis perbankan di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan.

Deretan Saham Lain yang Diburu Asing

Selain BBRI, dana asing juga mengalir deras ke sejumlah saham lain. PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) menjadi incaran terbesar kedua dengan net buy Rp83,62 miliar. Menyusul kemudian PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) sebesar Rp53,88 miliar dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp38,41 miliar.

PT Bintang Oto Global Tbk (BULL) juga kebagian jatah beli bersih Rp35,81 miliar, diikuti PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) Rp30,37 miliar. Saham-saham lain yang turut dikoleksi asing antara lain PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) Rp26,92 miliar, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) Rp21,32 miliar, PT Singaraja Putra Tbk (SINI) Rp19,12 miliar, dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) Rp14,48 miliar.

GOTO Jadi Sasaran Lepas

Di sisi lain, aksi beli asing ini diimbangi tekanan jual pada sejumlah saham. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menjadi yang paling banyak dilepas asing dengan net sell Rp115,82 miliar.

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) tak luput dari tekanan jual dengan net sell Rp83,42 miliar, disusul PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) sebesar Rp60,35 miliar.

Arus dana asing ini terjadi saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif. Indeks sempat merosot ke level 6.476,18 sebelum bangkit mendekati level pembukaan. Pada sekitar tengah hari, IHSG berada di posisi 6.517,24.

Perdagangan hari ini juga menjadi momen penting karena merupakan sesi terakhir sebelum perubahan komposisi indeks MSCI berlaku efektif mulai 1 September 2026. Perombakan susunan indeks acuan global ini kerap memicu penyesuaian portofolio investor asing.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index