DINAMIKAUANG.COM — Perbedaan kebutuhan transportasi di kalangan pengguna aplikasi akhirnya mendapat jawaban konkret. Maxim, platform transportasi berbasis aplikasi, meluncurkan dua layanan mobil sekaligus di Tasikmalaya dengan positioning yang berseberangan: efisiensi biaya melawan kenyamanan berkendara.
Langkah ini memberi ruang bagi pengguna untuk memilih berdasarkan prioritas perjalanan, bukan sekadar ketersediaan armada. Sebelumnya, pilihan masyarakat Tasikmalaya di aplikasi Maxim cenderung seragam untuk semua tipe perjalanan.
Layanan Mobil Ini Sengaja Diposisikan Berseberangan
Car Hemat dan Car Plus hadir dengan karakter yang nyaris bertolak belakang. Car Hemat dirancang sebagai solusi transportasi harian yang ramah di kantong, sedangkan Car Plus mengarah ke layanan premium dengan standar kendaraan lebih tinggi.
Untuk segmen hemat, Maxim menetapkan tarif minimum Rp 10.000. Head of Subdivision Maxim Tasikmalaya, Aty Nurhayaty, menyebut rata-rata tarif layanan ini sekitar 10 persen di bawah tarif Car reguler yang selama ini beroperasi.
“Car Hemat dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin tetap menggunakan transportasi mobil dengan biaya yang lebih terjangkau, sedangkan Car Plus dapat dipilih oleh penumpang yang menginginkan perjalanan yang lebih nyaman dengan pilihan kendaraan yang berkualitas,” ujar Aty dalam keterangan persnya.
Armada Car Plus Tak Sekadar Novi, Ada Innova Zenix dan BYD Atto 1
Car Plus menempatkan kualitas armada sebagai daya jual utama. Maxim menyebut sejumlah kendaraan yang memenuhi syarat layanan ini antara lain Toyota Innova Reborn, Innova Zenix, Avanza, Rush, Veloz, Mitsubishi Xpander, Daihatsu Sigra, hingga BYD Atto 1.
Kehadiran Innova Zenix dan BYD Atto 1 dalam daftar armada menjadi sinyal bahwa layanan ini tidak hanya menyasar kebutuhan transportasi umum, tetapi juga menjangkau pengguna yang terbiasa dengan kendaraan pribadi berteknologi baru. Standar kendaraan yang ketat menjadi pembeda utama dengan layanan reguler.
Strategi Ekspansi: Bukan Cuma Tasikmalaya
Diversifikasi layanan ini merupakan bagian dari pengembangan bisnis Maxim di kota-kota menengah Indonesia. Car Hemat telah beroperasi di Ambon, Kendari, Kupang, Padang, Palembang, Pontianak, dan Surakarta. Car Plus menyusul di kota yang sama, dengan pengecualian Ambon dan Kendari.
Tasikmalaya menjadi kota berikutnya dalam daftar ekspansi tersebut. Pemilihan kota ini tidak lepas dari potensi pasar transportasi berbasis aplikasi yang terus tumbuh di wilayah Priangan Timur.
Tarik Ulur Tarif Versus Kenyamanan
Bagi konsumen yang sehari-hari bergantung pada transportasi mobil untuk mobilitas kerja, Car Hemat menawarkan alternatif menekan pengeluaran harian. Namun bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan dengan kondisi prima dan kabin lebih lega untuk perjalanan tertentu, Car Plus menjadi pilihan.
Calon penumpang tetap perlu memperhatikan estimasi tarif dan ketersediaan armada sebelum memesan. Faktor jarak tempuh, jam perjalanan, dan permintaan di titik tertentu turut menentukan harga akhir yang dibayarkan.