JAKARTA - PT Kobexindo Tractors Tbk. (KOBX) melebarkan sayap usaha material handling lewat penawaran solusi intralogistik terpadu. Lewat entitas anaknya, PT Kobexindo Equipment, perusahaan ini meluncurkan beragam teknologi pergudangan Jungheinrich.
Direktur Utama Kobexindo Group Andry B. Limawan menyebut tindakan itu adalah ikhtiar pelebaran jangkauan KOBX yang dulunya lebih bergantung pada pasokan unit forklift dan sekarang beralih ke solusi intralogistik yang meliputi peranti, sistem penyimpanan, sampai bantuan terhadap operasional gudang.
"Kobexindo memperluas penawaran di segmen material handling dari sekadar penyediaan unit forklift menuju solusi intralogistik yang mencakup peralatan, sistem penyimpanan, hingga dukungan terhadap proses operasional gudang," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (21/8/2026).
Taktik ini, sambungnya, beriringan dengan naiknya permintaan pelaku industri akan sistem pergudangan yang makin hemat, terukur, serta terintegrasi.
Salah satu inovasi yang jadi perhatian adalah AntOn Pick to Light yang untuk pertama kalinya diperkenalkan Kobexindo ke pasar nasional. Langkah ini diambil agar pengambilan pesanan dapat berjalan dengan jauh lebih rapi dan hemat waktu.
Di sisi lain, UPC Shuttle Racking System diciptakan untuk memaksimalkan daya tampung ruang simpan. Sistem tersebut pun dilengkapi teknologi otonom atau terprogram supaya kegiatan bongkar muat bisa dilaksanakan secara lebih hemat waktu.
Kobexindo pun meluncurkan Electric Forklift seri EFG sebagai jawaban material handling bermesin listrik bagi keperluan operasional gudang serta distribusi.
Berbekal perpaduan teknologi, sistem penyimpanan, serta peranti material handling, diharapkan perusahaan bisa menyodorkan jawaban yang kian pas dengan tuntutan operasional klien. Rencana tersebut disokong kerja sama Kobexindo dengan Jungheinrich yang telah berjalan melebihi dua puluh tahun.
Lewat PT Kobexindo Equipment, perusahaan menjadi penyalur tunggal material handling elektrik Jungheinrich di tanah air. Ke depannya, Kobexindo berjanji menambah portofolio material handling serta intralogistik sekaligus menguatkan layanan purna jual serta menampilkan jawaban yang disesuaikan dengan tuntutan operasional klien.
Pada kuartal II/2026, KOBX terdata mencatatkan pemasukan Rp1,02 triliun, meningkat 13,2% secara tahunan (year on year/YoY).
Kenaikan tersebut utamanya didorong oleh penjualan unit alat berat yang melesat 47% yoy. Pencapaian ini memperlihatkan rencana diversifikasi barang baik berdasarkan jenis maupun merek, mulai memberi sumbangsih terhadap kenaikan penjualan perusahaan.