JAKARTA. Perusahaan pembiayaan PT Mandiri Tunas Finance (MTF) meraup hasil positif sepanjang semester I-2026. Capaian positif tersebut terlihat dari naiknya laba bersih korporasi.
Merujuk laporan keuangan yang dirilis pada keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Mandiri Tunas Finance mengantongi laba bersih senilai Rp 207,20 miliar pada semester I-2026.
Angka ini meningkat 8,68%, apabila disandingkan dengan periode serupa tahun sebelumnya yang menyentuh Rp 190,65 miliar. Walaupun total pemasukan mengalami koreksi, korporasi sukses memangkas total pengeluaran. Alhasil, perolehan laba korporasi tetap dapat mendaki.
- Baca Juga SBN Dominasi Investasi Asuransi Mei
Selanjutnya, total pemasukan korporasi tercatat sebesar Rp 1,99 triliun pada semester I-2026. Angkanya mengalami koreksi 21,03%, bila dibandingkan periode serupa tahun lalu yang berada di angka Rp 2,52 triliun. Penopang utama pemasukan korporasi pada semester I-2026 berasal dari pos pembiayaan konsumen sebesar Rp 1,25 triliun.
Total pengeluaran Mandiri Tunas Finance tercatat Rp 1,73 triliun pada semester I-2026. Jumlahnya merosot tajam sebesar 23,79%, jika disandingkan dengan periode serupa tahun lalu yang mencapai Rp 2,27 triliun.
Di sisi lain, besaran aset, ekuitas, serta liabilitas korporasi serentak mengalami kenaikan. Secara terperinci, Mandiri Tunas Finance mencatatkan aset senilai Rp 28,38 triliun pada semester I-2026.
Angkanya mendaki 1,32%, bila dibandingkan realisasi tutup tahun kemarin yang sebesar Rp 28,01 triliun. Total liabilitas korporasi tercatat sebesar Rp 23,36 triliun pada Semester I-2026. Jumlahnya naik 1,17%, apabila disandingkan dengan realisasi per akhir 2025 yang sebesar Rp 23,09 miliar.
Berikutnya, ekuitas Mandiri Tunas Finance tercatat meningkat 2,03%, dari Rp 4,92 triliun per akhir 2025 menjadi senilai Rp 5,02 triliun pada semester I-2026.