DINAMIKAUANG.COM — Undian fase liga Liga Conference musim ini menggunakan format baru yang juga dipakai Liga Champions dan Liga Europa. Sebanyak 36 klub tergabung dalam satu klasemen besar, dan Ajax harus bersiap menghadapi lawan-lawan dengan kualitas di atas kertas lebih tinggi.
Dari enam laga yang akan dijalani, tiga di antaranya berlangsung di kandang sendiri, Johan Cruyff Arena. Ajax akan menjamu Atalanta, Getafe, dan tim asal Swiss, Thun. Adapun tiga laga tandang digelar melawan Midtjylland, Sint-Truiden, dan Hajduk Split.
Ujian Berat di Kandang Sendiri
Dua laga kandang melawan Atalanta dan Getafe jelas menjadi sorotan. Atalanta adalah langganan kompetisi Eropa dengan lini serang tajam, sementara Getafe dikenal sebagai tim keras asal La Liga yang sulit dikalahkan. Ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi lini pertahanan Ajax, termasuk jika Maarten Paes dipercaya mengisi pos kiper utama.
Thun, yang datang dari kasta kedua Swiss, mungkin dianggap lawan paling ringan. Namun, Ajax tak boleh lengah. Tim peringkat delapan besar klasemen akhir otomatis melaju ke babak 16 besar, sedangkan peringkat 9-24 harus melewati playoff. Artinya, setiap poin di kandang sangat krusial untuk menghindari jalur rumit.
Kans Paes Geser Marc-Andre ter Stegen
Bagi Paes, fase liga ini menjadi momentum penting. Pesaing utamanya di bawah mistar gawang Ajax adalah Marc-Andre ter Stegen yang dipinjam dari Barcelona. Paes belum menjadi pilihan pertama, tetapi selalu ada peluang bagi pelatih untuk melakukan rotasi, terutama dengan jadwal padat.
Jika kesempatan itu tiba, Paes akan berhadapan langsung dengan striker-striker jempolan Eropa. Ketangguhannya di bawah mistar akan diuji oleh daya gedor Atalanta yang kerap mencetak gol dalam jumlah banyak, serta taktik pragmatis Getafe yang mengandalkan serangan balik cepat.
Ajax memang digadang-gadang sebagai salah satu kandidat juara kompetisi kasta ketiga UEFA ini. Meski begitu, status unggulan tak menjamin segalanya. Dengan lawan sekaliber Atalanta dan Getafe di fase liga, perjalanan Ajax—dan Paes—diprediksi berliku sejak awal.