Perbankan Percepat Akuisisi Nasabah Baru, Simpanan Masyarakat Ikut Mengalir Naik

Perbankan Percepat Akuisisi Nasabah Baru, Simpanan Masyarakat Ikut Mengalir Naik
Nasabah Baru, Simpanan Masyarakat Ikut Mengalir Naik LEAD: Bank masih memiliki ruang untuk menambah nasabah. LPS memproyeksikan 46,5 juta penduduk belum punya rekening pada akhir 2026. Ini momentum mempertebal dana murah di tengah perebutan likuiditas. ISI:

DINAMIKAUANG.COM — Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memperkirakan penduduk tanpa rekening perbankan atau unbanked akan menyusut menjadi 46,5 juta orang pada akhir 2026. Angka itu turun dari posisi 49,7 juta orang pada akhir 2025. Sisanya menjadi pasar potensial bagi bank yang gencar menebar strategi akuisisi nasabah.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah rekening bank umum yang dijamin penuh LPS hingga Rp 2 miliar per nasabah per bank mencapai 696 juta rekening per Juni 2026. Jumlah itu setara 99,94% dari total rekening yang tercatat.

Ekspansi basis nasabah berimbas pada pertumbuhan simpanan. OJK mencatat dana pihak ketiga (DPK) perbankan tumbuh 10,21% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp 10.281,8 triliun per Juni 2026.

Pertumbuhan tersebut disumbang oleh deposito yang melesat 12,16% yoy, disusul giro yang naik 9,95% yoy. Sementara tabungan tumbuh 8,25% yoy, menunjukkan pergeseran preferensi masyarakat terhadap instrumen berjangka.

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (Persero) (BSI) menjadi contoh nyata agresivitas akuisisi tersebut. Hingga Juni 2026, jumlah nasabah BSI menyentuh 24,3 juta, tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.

Direktur Finance & Strategy BSI Ade Cahyo Nugroho menyebut banknya berhasil menambah 1,1 juta nasabah baru pada semester I 2026. Akuisisi itu didorong oleh perbaikan teknologi serta pengembangan ekosistem berbasis syariah termasuk bisnis emas.

"Terdapat lompatan jumlah nasabah, baik yang terkait produk berbasis syariah seperti tabungan haji ataupun priority customer yang menunjukkan progres sangat baik," ujar Ade dalam keterangan resminya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index