Roger Federer Resmi Masuk Hall of Fame Tenis, Ungkap Rencana ke Depan

Roger Federer Resmi Masuk Hall of Fame Tenis, Ungkap Rencana ke Depan

DINAMIKAUANG.COM — Federer dilantik bersama jurnalis olahraga Mary Carillo. Dalam pidato penerimaannya, ia menekankan bahwa ketenaran bukanlah tujuan akhir dari kariernya. "Mereka menyebut ini Hall of Fame, tapi ketenaran tidak pernah menjadi tujuan. Tujuanku adalah menghabiskan hidup melakukan sesuatu yang kucintai, bersama orang-orang yang juga mencintainya," ujarnya.

Warisan 20 Gelar Grand Slam dan 310 Pekan di Puncak Ranking

Sepanjang kariernya, pemain berusia 45 tahun itu mencatatkan rekor delapan gelar juara Wimbledon untuk kategori tunggal putra. Ia juga mengoleksi enam gelar Australia Terbuka, lima gelar AS Terbuka, dan satu gelar Prancis Terbuka.

Total 103 gelar turnamen ATP Tour berhasil diraihnya sebelum memutuskan pensiun pada 2022. Selama 310 pekan, Federer juga menduduki peringkat satu dunia. Federer menyebut tenis selalu menjadi persimpangan dari segala hal yang ia pedulikan, termasuk keluarga dan persahabatan.

Momen Emosional dan Ucapan Terima Kasih untuk Keluarga

Federer sempat meneteskan air mata saat berterima kasih kepada istri, Mirka, serta para pelatih dan dokter yang mendampinginya. Ia mengaku bangga bisa membawa nama Swiss masuk ke Hall of Fame, mengingat pengalamannya sebagai anak bola di Basel saat berusia 13 tahun.

"Aku masih menulis surat cinta untuk tenis. Karier sebagai pemain memang sudah usai, tapi tenis akan selalu berdiri di persimpangan segala hal yang paling aku pedulikan. Jadi ini bukan perpisahan," tuturnya.

Pesan untuk Generasi Baru dan Dukungan dari Rival Lama

Federer berharap olahraga ini tetap mempertahankan semangat amatir di tengah profesionalisme yang semakin cepat dan global. Ia mendorong para pemain muda untuk terus bertanya, berani mengambil risiko, dan melakukan hal-hal yang belum pernah terlihat sebelumnya.

Rival lama sekaligus sahabatnya, Novak Djokovic, memberikan ucapan selamat melalui pesan video. Petenis Serbia itu menyebut Federer sebagai duta besar yang hebat untuk olahraga ini. "Tidak ada yang lebih pantas menerima penghargaan ini daripadamu. Apa yang kamu raih dan wakili untuk tenis sungguh luar biasa," kata Djokovic.

Kembali ke Lapangan untuk Laga Ekshibisi

Sebelum dilantik, Federer sempat tampil di AS Terbuka dalam laga ekshibisi bertajuk "An Icon Returns to New York" melawan Andy Roddick. Pertandingan tersebut berlangsung di Arthur Ashe Stadium yang dipadati penggemar, banyak di antaranya mengenakan topi dengan logo khas "RF".

Federer juga bermain ganda ekshibisi bersama John McEnroe menghadapi Roddick dan Andre Agassi. Federer terakhir bertanding di AS Terbuka pada 2019 sebelum resmi pensiun tiga tahun kemudian.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index