Bangun Sepak Bola, Prabowo Tekankan Karakter Bangsa

Bangun Sepak Bola, Prabowo Tekankan Karakter Bangsa
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. (Foto: NET)

JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan senantiasa menyaksikan persatuan tatkala skuad Garuda bertanding karena seluruh warga tanpa memandang suku hingga agama, bersatu dengan rasa bangga.

Hal tersebut diutarakan Prabowo pada pembukaan Kongres Biasa PSSI 2026 di ibu kota, Senin, lewat naskah pidato yang dilisankan oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir.

"Ada satu hal yang selalu membuat saya bangga. Setiap kali tim nasional Indonesia bertanding, kita melihat Merah Putih mampu menyatukan seluruh rakyat Indonesia," kata Prabowo.

"Tidak ada lagi perbedaan suku, agama, daerah, maupun latar belakang, yang ada hanyalah satu identitas: Indonesia. Jutaan rakyat menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan penuh kebanggaan. Mereka berdiri, berdoa, dan berharap Garuda membawa nama bangsa semakin tinggi," tambah dia.

Ia meneruskan, dari skuad Merah Putih itu, ia pun memandang bahwa cabang olahraga tersebut bukan sekadar permainan, melainkan pula sebuah daya yang menyatukan negeri sekaligus mempertebal rasa kasih kepada bumi pertiwi.

"Karena itu, membangun sepak bola Indonesia bukan hanya mengejar kemenangan di lapangan. Ini adalah ikhtiar untuk menjaga kehormatan bangsa, mengangkat martabat Indonesia di mata dunia, dan mewariskan kebanggaan kepada generasi yang akan datang," ucap Prabowo.

Prabowo lantas mengemukakan bahwa si kulit bundar mempunyai arti yang jauh lebih luas daripada sebuah laga. Ujar dia, di atas rumput hijau, kami semua belajar bahwasanya tiada kemenangan tanpa kedisiplinan, tiada prestasi tanpa pengorbanan, serta tiada kejayaan tanpa gotong royong.

"Nilai-nilai itulah yang sesungguhnya menjadi fondasi bagi kemajuan sebuah bangsa. Karena itu, membangun sepak bola sejatinya membangun karakter bangsa. Membangun generasi muda yang tangguh, berintegritas, menghormati aturan, menghargai kerja sama, dan tidak pernah menyerah menghadapi tantangan," ucap Presiden berusia 74 tahun itu.

"Sepak bola juga mengajarkan bahwa kepentingan tim selalu berada di atas kepentingan pribadi. Semangat inilah yang harus terus kami rawat sebagai bangsa Indonesia," tambah dia.

Pada malam ini, jati diri bangsa Nusantara tersebut bakal kembali tampak di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tatkala tim Garuda menjamu Vietnam pada partai lanjutan Grup A ASEAN Hyundai Cup 2026.

Pertandingan ini bakal dipadati penonton seusai PSSI mengumumkan bahwasanya tiket laga telah ludes terjual atau sold out.

Kini, Indonesia menduduki posisi kedua tabel Grup A dengan koleksi enam angka dari dua pertandingan. Kemenangan atas Vietnam nanti malam bakal mengamankan tiket semifinal bagi skuad Garuda, meski mereka masih menyisakan satu partai pemungkas kontra Singapura pada Jumat (7/8).

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index