Jejak Akuisisi RAJA: Blok Jabung, Grup Hafar, hingga LNG Kasuri

Kamis, 10 September 2026 | 04:21:32 WIB
PT Rukun Raharja Tbk. (RAJA). (Foto: NET)

JAKARTA — PT Rukun Raharja Tbk. (RAJA) secara konsisten memperluas ekspansi bisnis melalui serangkaian langkah korporasi berupa akuisisi strategis dalam beberapa tahun terakhir. 

Terbaru, perseroan melalui anak usahanya PT Raharja Gas Kasuri resmi mengambil alih 5% saham PT Layar Nusantara Gas (LNG), yang merupakan bagian dari entitas Grup Genting dalam pengembangan fasilitas pengolahan gas untuk proyek Floating Liquefied Natural Gas (FLNG) Kasuri.

Corporate Secretary Rukun Raharja Yuni Pattinasarani memaparkan bahwa PT Raharja Gas Kasuri bersama Genting LNG Pte. Ltd. telah meresmikan penandatanganan Akta Jual Beli Saham pada 4 September 2026. Langkah ini menjadi fase penyelesaian atas kesepakatan transaksi yang sebelumnya telah disepakati pada 29 April 2026 lalu.

"Pada tanggal 4 September 2026, PT Raharja Gas Kasuri bersama Genting LNG Pte. Ltd. (‘Genting LNG’) telah menandatangani Akta Jual Beli Saham di hadapan notaris sebagai penyelesaian (completion) atas Share Sale and Purchase Agreement (‘SSPA’) yang telah ditandatangani sebelumnya pada tanggal 29 April 2026," ujar Yuni melalui keterangan resmi di keterbukaan informasi.

Melalui aksi korporasi tersebut, Raharja Gas Kasuri yang memegang porsi kepemilikan 99,99% oleh RAJA resmi mencaplok 5% saham Layar Nusantara Gas dari tangan Genting LNG. 

Total nilai transaksi ini menyentuh angka US$38,575 juta atau setara dengan kisaran Rp670,2 miliar dengan asumsi kurs tukar senilai Rp17,375 per dolar AS.

Yuni menambahkan bahwa langkah strategis ini diambil guna mendukung akselerasi ekspansi bisnis RAJA, sekaligus memperkuat kolaborasi kemitraan bersama Genting Berhad dalam sektor operasional FLNG. 

“Transaksi tersebut dilakukan dalam rangka pengembangan bisnis Perseroan dan merupakan bagian dari kemitraan strategis Perseroan dengan grup Genting Berhad dalam pengembangan dan operasional Floating Liquefied Natural Gas (‘FLNG’),” tutur Yuni.

Sebelumnya, pada tahun 2025, RAJA juga mencatatkan aksi strategis serupa dengan mengakuisisi Grup Hafar berkolaborasi bersama PT Petrosea Tbk. (PTRO). 

Portofolio ekspansi ini kian diperkuat dengan pencaplokan PT Karya Mineral Jaya (KMJ) pada 2024, serta pembelian participating interest Wilayah Kerja Jabung di Jambi pada 2023 silam. 

Deretan langkah ekspansif ini turut berkontribusi signifikan terhadap pencapaian kinerja keuangan perseroan, di mana RAJA sukses membukukan lonjakan laba bersih sebesar 88% menjadi US$28,89 juta pada paruh pertama tahun 2026.

Terkini

Pertamina Tunggu Aturan Pembatasan Pertalite Desil 9-10

Kamis, 10 September 2026 | 04:45:02 WIB

MIKA Tambah 3 Rumah Sakit & 400 Tempat Tidur

Kamis, 10 September 2026 | 04:42:02 WIB

INPP Siapkan Capex Rp 400 Miliar untuk Ekspansi Komersial

Kamis, 10 September 2026 | 04:37:02 WIB

SCNP Genjot Kinerja Semester I-2026 Lewat Efisiensi

Kamis, 10 September 2026 | 04:35:32 WIB

Aksi Beli Morgan Stanley di Saham GOTO Senilai Rp 27

Kamis, 10 September 2026 | 04:31:01 WIB