ASDP Operasikan 25 Kapal Besar Urai Kemacetan di Ketapang

Kamis, 03 September 2026 | 00:41:32 WIB
Aktivitas kapal feri [FOTO: NET].

JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, mengoptimalkan pengerahan kapal berkapasitas besar guna mengatasi kemacetan yang mengular hingga kisaran 12 kilometer.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengungkapkan terdapat 25 armada kapal feri ukuran besar—termasuk tiga kapal tambahan—yang dikerahkan guna mempercepat arus kendaraan sekaligus menjaga kelancaran operasional penyeberangan pada rute Ketapang-Gilimanuk tersebut.

"Perusahaan bersama regulator dan pemangku kepentingan terkait terus melakukan langkah-langkah percepatan untuk mengoptimalkan kapasitas layanan penyeberangan serta mengurai kepadatan kendaraan," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima di Banyuwangi, Jatim, Kamis (3/9/2026).

Heru menegaskan komitmennya untuk terus mengupayakan pelayanan terbaik bagi publik di tengah tantangan dinamika operasional penyeberangan.

"Kami juga akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan agar layanan pada lintasan ini semakin optimal dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat ke depannya," tuturnya.

Berdasarkan penuturan Heru, pemaksimalan pengerahan armada berkapasitas besar ini dijalankan lewat koordinasi erat bersama pihak regulator serta seluruh pemangku kepentingan sebagai langkah efisiensi demi mendongkrak daya tampung layanan di tengah situasi operasional yang bergerak dinamis.

Ia menambahkan, kemacetan serta antrean armada kendaraan yang hendak menyeberangi Selat Bali tersebut dipicu oleh proyek peninggian kapasitas Dermaga 2 Pelabuhan Gilimanuk dan dermaga ponton di Pelabuhan Ketapang, yang tengah dialihkan menjadi dermaga movable bridge (MB) bermuatan hingga 50 ton.

"Peningkatan kapasitas dermaga ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk memperkuat keandalan infrastruktur penyeberangan serta mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang," ujar Heru.

Berdasarkan pengamatan di lapangan, selama seminggu belakangan arus kendaraan di jalur pantura dari arah Situbondo menuju Pelabuhan Ketapang tersendat parah menyusul melonjaknya kuantitas angkutan logistik serta berlangsungnya proyek perbaikan dermaga di lintasan Ketapang-Gilimanuk.

Terkini

Pelni Angkut 34,8 Ton Bantuan Gempa NTT

Kamis, 03 September 2026 | 02:37:34 WIB

Cara Membuat Teri Lado Mudo Khas Riau yang Gurih dan Pedas

Kamis, 03 September 2026 | 02:34:32 WIB

Cara Membuat Sayur Asem Bening yang Praktis dan Segar

Kamis, 03 September 2026 | 02:26:31 WIB