Perluas Bisnis, REAL Bentuk Anak Usaha Garap Data Center

Jumat, 21 Agustus 2026 | 04:01:31 WIB
ILUSTRASI Karyawan melakukan pengecekan di ruangan Data Center di Jakarta [FOTO: NET].

JAKARTA — PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) bersiap menggarap bisnis properti digital dan data center guna memperlebar sayap usaha menuju sektor infrastruktur digital.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (20/8/2026), REAL mendirikan anak perusahaan anyar, PT Repower Global Sinergitama (RGST), pada 19 Agustus 2026. REAL bertindak sebagai pemegang saham mayoritas dengan porsi kepemilikan sebesar 99,6%.

Langkah pendirian RGST diproyeksikan sebagai instrumen strategis REAL dalam mengelola sekaligus mengembangkan aset properti, serta merengkuh peluang pada sektor digital.

Direktur yang juga mengemban posisi Corporate Secretary REAL, Sjafardamsah, sebelumnya mengutarakan bahwa perseroan sedang menjajaki potensi bisnis data center, termasuk tahap persiapan hingga penjajakan kemitraan bersama calon mitra strategis.

"Segmen data center berpotensi menjadi mesin pertumbuhan baru di luar bisnis properti tradisional," katanya.

Ekspansi ini dilakukan seiring kian pesatnya kemajuan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), cloud computing, serta digitalisasi. Perkembangan AI yang membutuhkan daya komputasi besar berimplikasi pada meningkatnya permintaan atas data center, pasokan listrik, konektivitas, hingga ketersediaan properti berfitur spesifik.

Menurut pandangannya, masuknya REAL ke ceruk bisnis ini membuka alternatif pertumbuhan baru sekaligus memperluas jangkauan perseroan dari properti konvensional ke ranah digital infrastructure.

Sjafardamsah menjelaskan bahwa pusat data mempunyai daya tarik bisnis tersendiri lantaran asetnya menyimpan potensi menghasilkan pendapatan berulang (recurring income) lewat beraneka skema kerja sama, misalnya sewa atau colocation, tergantung opsi strategi yang akan dieksekusi perseroan kelak.

Memegang kepemilikan dominan 99,6% pada RGST, keberhasilan penetrasi bisnis baru ini berpeluang memberikan kontribusi langsung bagi REAL. Terlebih jika perseroan sanggup menggaet mitra strategis dan mengesekusi proyek dalam skala masif.

"Jika penjajakan tersebut berhasil dikonversi menjadi proyek nyata, ekspansi ini berpotensi menjadi katalis baru bagi REAL sekaligus membuka sumber pertumbuhan di luar siklus properti konvensional," ujarnya.

Menghadapi tren lompatan teknologi AI serta tingginya keharusan pemenuhan infrastruktur digital, REAL saat ini mulai mengincar peluang bisnis yang berada di pusat pendorong ekonomi digital masa depan.

Terkini