Indonesia Bagikan Praktik Aksi Iklim Masyarakat di BRICS

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:24:31 WIB
Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon KLH/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Ary Sudijanto. (Foto: NET)

JAKARTA - Kabinet Merah Putih lewat Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menjabarkan contoh positif yang menempatkan warga sebagai garda terdepan pada berbagai aksi lingkungan serta iklim di dalam forum BRCIS.

Berdasarkan keterangan dikonfirmasi dari ibu kota negara, Selasa, Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon KLH/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Ary Sudijanto selaku pemimpin delegasi Nusantara di BRICS Senior Officers Meeting 2026 bertempat di New Delhi, India, ketika Senin (17/8) menyoroti fungsi perkumpulan tersebut guna menopang transisi hijau yang inklusif serta memihak pada kesejahteraan negara berkembang.

"Bagi Indonesia, adaptasi berhasil ketika kebijakan yang kuat dan sains yang andal dipadukan dengan partisipasi aktif masyarakat lokal yang berada di garis depan dampak iklim," ujar Ary Sudijanto di hadapan para delegasi dalam pertemuan di New Delhi, India.

Melalui momentum perhimpunan BRICS itu, Republik Indonesia menyebarkan rekam jejak praktik baik nasional yang menempatkan warga sebagai garda terdepan. 

Mulai dari Program Kampung Iklim (ProKlim) yang telah mencakup lebih dari 12.000 titik di Nusantara, efektivitas pengelolaan sampah kerakyatan melalui Bank Sampah dan Pelatihan Keterampilan Dasar Bisnis serta Pemberdayaan.

Di samping itu, dibagikan pula pengalaman Indonesia memakai model terpadu penanganan kebakaran hutan pada lahan gambut melalui sinergi teknologi SiPongi serta aksi masyarakat akar rumput lewat Masyarakat Peduli Api (MPA).

Ary menerangkan seluruh pengalaman tersebut dihadirkan guna memperkaya peta jalan kerja sama antarnegara berkembang.

Pertemuan tingkat pejabat senior itu menjadi bagian penting dalam rangkaian Environment Working Group (EWG) dan Contact Group on Climate Change and Sustainable Development(CGCCSD) BRICS.

Agenda krusial yang diusung termasuk pada finalisasi Joint Ministerial Statement beserta lampirannya, yang akan menjadi landasan komitmen bersama negara-negara anggota BRICS dalam memperkuat arsitektur lingkungan dan penanganan perubahan iklim dunia.

Terkini