Perluas Portofolio, Kobexindo Andalkan Alat Berat Tenaga Listrik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 01:14:01 WIB
Ilustrasi. Alat berat digunakan untuk melakukan bongkar muat batubara [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Kobexindo Tractors Tbk. (KOBX) mengambil langkah taktis dalam memperkuat strategi pertumbuhan penjualan lini alat beratnya melalui upaya perluasan portofolio produk yang ditenagai oleh energi listrik.

Direktur Utama Kobexindo Group, Andry B. Limawan, menyatakan bahwa kehadiran lini produk baru berupa Shantui Wheel Loader Electric LE60-X5 diyakini mampu memperkokoh momentum kenaikan angka penjualan hingga penghujung tahun 2026.

Langkah diversifikasi dan perluasan portofolio produk tersebut, lanjutnya, diharapkan sanggup menjawab tingginya lonjakan kebutuhan dunia industri terhadap instrumen alat berat yang menawarkan keunggulan dalam hal efisiensi biaya operasional.

“Masuknya produk baru ini kami harapkan dapat memperkuat momentum pertumbuhan penjualan hingga akhir tahun sekaligus meningkatkan daya saing perseroan di pasar domestik,” ujar Andry dalam keterangan tertulis, Jumat (14/8/2026).

Menurut pandangannya, tingkat permintaan pasar terhadap lini produk tersebut tergolong sangat marak, terbukti dengan telah dilaksanakannya pengiriman unit ke berbagai wilayah operasional di Sumatra.

Ia menilai bahwa pemanfaatan teknologi tenaga listrik mampu memberikan nilai tambah yang kompetitif bagi aktivitas penjualan, sebab menawarkan efisiensi pengeluaran energi yang jauh lebih hemat apabila dikomparasikan dengan alat berat konvensional berbahan bakar fosil, terlebih di tengah situasi harga solar yang kerap berfluktuasi.

Kehadiran produk anyar ini, sambungnya, sekaligus menjadi kelanjutan dari agenda ekspansi agresif KOBX di ranah segmen alat berat yang mengusung basis teknologi elektrifikasi.

Sebelumnya, pihak Perseroan telah lebih dulu memasarkan produk forklift listrik merek Jungheinrich serta truk jungkit hibrida (hybrid dump truck) Tonly yang diklaim telah mendulang tanggapan positif dari para pelanggan.

"Untuk merespons kebutuhan pasar terhadap alat berat berkualitas tinggi dengan biaya operasional yang lebih efisien serta mendukung upaya pengurangan dampak lingkungan, Kobexindo kembali memperkenalkan alat berat bertenaga listrik,” imbuhnya.

Di samping gencar memperkaya opsi varian produk, KOBX juga tetap menyandarkan kekuatannya pada kesiapan jaringan layanan purna jual yang andal guna menyokong pemasaran alat berat bertenaga listrik tersebut. Hingga saat ini, Perseroan telah memiliki sebaran sebanyak 16 kantor cabang yang siap siaga menyediakan fasilitas layanan perbaikan serta jaminan ketersediaan suku cadang.

Menilik pencapaian kinerja keuangan pada kuartal II/2026, KOBX tercatat sukses membukukan total pendapatan sebesar Rp1,02 triliun, atau mengalami pertumbuhan sebesar 13,2 persen secara tahunan (year on year/YoY).

Lonjakan kinerja positif tersebut utamanya ditopang oleh performa penjualan unit alat berat yang melesat tinggi hingga mencapai angka 47 persen secara YoY.

Capaian impresif ini membuktikan bahwa implementasi strategi diversifikasi produk yang bertumpu pada variasi tipe maupun merek mulai menunjukkan kontribusi nyata terhadap akselerasi pertumbuhan penjualan perseroan.

Di luar aspek diversifikasi merek dan tipe produk, KOBX turut memperluas penetrasi pasar melalui lini alat berat asal negeri China yang menawarkan tingkat harga yang jauh lebih kompetitif. Strategi jitu ini dinilai memberi keleluasaan bagi Perseroan untuk merambah segmen pasar yang lebih luas sekaligus memperbesar peluang mendongkrak pertumbuhan volume penjualan secara berkelanjutan.

Terkini