BNI Perkuat Tata Kelola SDM Melalui LSP Berlisensi dan Standar ISO

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:09:32 WIB
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mengoptimalkan tata kelola pengembangan sumber daya manusia melalui pengoperasian Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BNI yang telah mengantongi lisensi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi, serta penerapan standar bertaraf internasional di lingkungan BNI Corporate University.

Langkah penguatan tersebut ditandai secara resmi dengan diterimanya Sertifikat Lisensi LSP BNI dari pihak BNSP, perolehan Sertifikat ISO 21001:2018, serta diraihnya Letter of Compliance ISO 30422:2022 oleh pihak BNI Corporate University. Seluruh rangkaian pencapaian bergengsi tersebut dikukuhkan melalui acara seremoni yang bertempat di Grha BNI, Jakarta, pada tanggal 6 Agustus 2026.

Ketua BNSP Syamsi Hari menyerahkan secara langsung Sertifikat Lisensi LSP BNI kepada Direktur Human Capital & Compliance BNI Munadi Herlambang. Keberhasilan LSP BNI dalam mengantongi lisensi resmi dari BNSP ini telah dicapai sejak 19 Juni 2026. Berbekal lisensi tersebut, LSP BNI memiliki legalitas untuk menyelenggarakan sertifikasi kompetensi kerja secara profesional, objektif, independen, serta akuntabel yang selaras dengan standar kompetensi yang berlaku.

Memasuki tahap awal operasionalnya, LSP BNI menyediakan sebanyak tujuh skema sertifikasi utama yang mencakup berbagai bidang strategis, mulai dari sektor general banking hingga lingkup internal audit. Ke depannya, cakupan area sertifikasi tersebut akan terus diperluas secara bertahap guna mengakomodasi dinamika perkembangan industri, termasuk merambah bidang digital banking, artificial intelligence, manajemen risiko, hingga bidang teknologi informasi.

Direktur Human Capital & Compliance BNI, Munadi Herlambang, menyatakan bahwa kehadiran lembaga sertifikasi profesi ini memegang peranan krusial sebagai elemen penting dalam memastikan seluruh proses pengembangan kompetensi pegawai dapat dieksekusi secara terukur dan senantiasa relevan dengan kebutuhan riil industri perbankan modern.

"LSP BNI menjadi fondasi penting dalam membangun SDM yang kompeten sekaligus memperkuat tata kelola perusahaan. Sertifikasi kompetensi memastikan setiap insan BNI memiliki standar profesionalisme yang mampu mendukung transformasi bisnis perusahaan," ujar Munadi dalam keterangan tertulis.

Di samping memperkuat ekosistem sertifikasi kompetensi, BNI Corporate University juga sukses mencatatkan pencapaian penting dengan diraihnya Sertifikat ISO 21001:2018 pada tanggal 15 Mei 2026, disusul perolehan Letter of Compliance ISO 30422:2022 pada tanggal 4 Agustus 2026. Berbagai pengakuan formal ini semakin menegaskan implementasi tata kelola proses pembelajaran serta pengembangan talenta yang kian sistematis, berorientasi penuh pada pemenuhan kebutuhan peserta didik, serta senantiasa berpedoman pada praktik terbaik tingkat internasional.

Menurut penjelasan Munadi, pihak BNI berkomitmen untuk terus mengerek naik standar mutu serta kapabilitas LSP agar manfaatnya tidak hanya terbatas pada pemenuhan kebutuhan internal semata, melainkan dapat diproyeksikan sebagai salah satu referensi acuan dalam pengembangan sumber daya manusia di kancah industri perbankan nasional.

Seluruh inisiatif penguatan ekosistem pembelajaran serta sertifikasi ini terbukti berada dalam jalur yang selaras dengan arah kebijakan transformasi BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia, yang menempatkan aspek pengembangan talenta (people development), budaya perusahaan (corporate culture), inovasi, dan penciptaan nilai (value creation) sebagai pilar fundamental dalam membangun perusahaan negara yang semakin sehat, kompetitif, serta memiliki daya saing kuat di kancah global.

Melalui penguatan sistem pembelajaran, perluasan sertifikasi kompetensi, serta adopsi standar mutu internasional, BNI berupaya memastikan bahwa proses pengembangan talenta berjalan semakin terukur, relevan dengan kebutuhan zaman, serta mampu memberikan dukungan optimal terhadap agenda transformasi bisnis dan penciptaan nilai tambah jangka panjang.

Terkini