Usul PM Thailand: Indonesia Tuan Rumah Komisi Gabungan Menlu

Selasa, 04 Agustus 2026 | 01:28:32 WIB
Perdana Menteri (PM) Kerajaan Thailand Anutin Charnvirakul. (Foto: NET)

JAKARTA - Perdana Menteri (PM) Kerajaan Thailand Anutin Charnvirakul mengusulkan supaya Indonesia bersedia menjadi tuan rumah rapat Komisi Gabungan (Joint Commission) tingkat Menteri Luar Negeri sebagai upaya mempercepat implementasi hasil pertemuan bilateral antarnegara.

Gagasan tersebut diungkapkan oleh Anutin saat melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto dalam rangka kunjungan kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (3/8/2026).

Dalam momen tersebut, Anutin menyoroti urgensi memperkokoh kerja sama bidang politik serta keamanan antara Indonesia dan Thailand di tengah situasi kawasan maupun global yang dinamis. Menurut pandangannya, kedua negara wajib mempertahankan komunikasi yang intens lewat agenda kunjungan tingkat tinggi secara berkala.

"Izinkan saya beralih ke kerja sama politik dan keamanan. Kedua negara kami harus menjaga pertukaran kunjungan tingkat tinggi secara rutin, seperti yang baru saja Anda sebutkan sebelumnya, untuk memajukan kerja sama bilateral dan mengoordinasikan posisi dalam isu-isu regional dan global," ujar Anutin.

Selain itu, dia berpandangan bahwa para pemimpin dari masing-masing negara perlu lebih sering menjalin pertemuan di berbagai forum regional ataupun internasional demi memperkuat koordinasi kebijakan.

"Di tingkat pemimpin, kami harus lebih sering bertemu di sela-sela pertemuan regional dan internasional," katanya.

Di samping itu, Anutin juga melayangkan undangan terbuka bagi Presiden Prabowo agar sudi berkunjung kembali ke Thailand kapan saja sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keeratan hubungan bilateral.

"Tuan, Yang Mulia, saya menerima undangan terbuka untuk mengunjungi Thailand kapan pun Anda mau," ucapnya.

Di luar penguatan komunikasi antarpemimpin, Anutin menganggap seluruh mekanisme kerja sama bilateral yang telah dimiliki Indonesia dan Thailand harus dioptimalkan agar mampu memunculkan tindak lanjut yang nyata.

"Kami juga harus memanfaatkan sepenuhnya semua mekanisme bilateral yang ada. Sehubungan dengan hal tersebut, saya ingin mengusulkan agar Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan komisi gabungan tingkat menteri luar negeri berikutnya dalam waktu dekat untuk memastikan tindak lanjut konkret dari pertemuan kami hari ini," tuturnya.

Gagasan itu selaras dengan komitmen kedua negara dalam memantapkan kemitraan strategis yang telah disepakati sejak kunjungan Presiden Prabowo ke Thailand pada 2025 lalu. 

Melalui instrumen Komisi Gabungan ini, Indonesia dan Thailand diproyeksikan mampu mempercepat realisasi beragam agenda kerja sama, mencakup sektor politik, keamanan, ekonomi, investasi, sampai penyelarasan sikap dalam merespons berbagai isu regional maupun global.

Terkini