JAKARTA - Barcelona dipastikan akan segera memiliki wajah baru yang sangat kompetitif di sektor lini tengah menyusul keberhasilan mereka dalam mencapai kesepakatan transfer untuk memboyong Rodri dari Manchester City.
Gelandang andalan yang kini telah menginjak usia 30 tahun tersebut diwartakan akan didatangkan dengan menggelontorkan biaya transfer sebesar 76,5 juta euro atau setara dengan kisaran angka Rp1,57 triliun pada jendela bursa transfer musim panas 2026.
Bersama klub raksasa Catalunya tersebut, Rodri diproyeksikan bakal menandatangani ikatan kontrak berdurasi selama empat tahun ke depan. Kehadiran sang pemain di dalam skuad tentu akan memberikan opsi taktis baru yang sangat berharga bagi pelatih Hansi Flick dalam mengisi pos lini gelandang bertahan. Di samping itu, keberadaan Rodri juga diyakini mampu memperkuat tingkat keseimbangan permainan Barcelona sepanjang mengarungi kompetisi musim 2026-2027.
Rodri Jadi Jangkar Utama Barcelona
Sejak kepergian Sergio Busquets dari Camp Nou, klub berjuluk Blaugrana tersebut praktis belum pernah lagi memiliki sosok gelandang bertahan dengan karakteristik serupa yang mumpuni dalam mengatur tempo permainan, menjaga area vital lini tengah, serta memuluskan proses transisi antarlini.
Kedatangan Rodri diproyeksikan secara khusus untuk mengisi kebutuhan krusial tersebut. Berbekal rekam jejak serta pengalaman panjangnya tampil di level tertinggi kompetisi sepak bola dunia, hal itu tentu menjadi modal utama yang sangat berharga.
Ia juga baru saja sukses mengantarkan Tim Nasional Spanyol meraih gelar juara bergengsi di ajang Piala Dunia 2026. Sepanjang perhelatan turnamen akbar tersebut, Rodri tercatat mampu membukukan rata-rata tingkat akurasi operan bola yang mencapai angka 90 persen pada setiap pertandingan yang dilakoninya.
Merujuk pada data statistik yang dirilis oleh Whoscored, ia juga andal dalam melepaskan lebih dari 100 kali umpan per laga serta mengantongi persentase tingkat keberhasilan tekel di atas 70 persen. Berkat kemampuan luar biasa dalam membaca jalannya laga, penguasaan duel udara yang baik, akurasi distribusi bola yang matang, serta ketenangan mental yang tinggi saat mendapat tekanan dari lawan, Rodri sangat ideal untuk berperan sebagai pengatur irama permainan dari area belakang.
Pedri Bisa Lebih Bebas Menyerang
Dalam penerapane skema taktik 4-2-3-1, Rodri diprediksi kuat bakal menempati posisi sebagai pemain double pivot. Dalam menjalankan peran tersebut, Pedri berpotensi besar menjadi partner idealnya di jantung lini tengah. Kedua pemain ini sejatinya telah memiliki pengalaman matang dalam hal membangun chemistry bermain bersama tatkala membela Tim Nasional Spanyol.
Kehadiran Rodri di lini belakang akan memberikan kebebasan bagi Pedri untuk bergerak jauh lebih leluasa dalam membantu lini serang, sebab ia tahu ada seorang pemain bertahan ulung yang memiliki kemampuan membaca ruang dengan sangat baik di belakangnya.
Sementara itu, Frenkie de Jong dan Gavi diposisikan sebagai kandidat kuat lainnya yang siap bersaing untuk memperebutkan peran di pos lini tengah. Di sisi lain, Dani Olmo serta Fermin Lopez dapat diandalkan untuk mengemban tugas sebagai gelandang serang. Kemampuan Rodri dalam mendistribusikan bola jarak jauh secara akurat juga bakal memberikan opsi alternatif tambahan bagi Barcelona untuk mengalirkan si kulit bulat menuju para pemain sayap yang memiliki kecepatan tinggi.
Barcelona Punya Opsi 4-3-3
Pelatih Hansi Flick juga memiliki fleksibilitas untuk menerapkan formasi 4-3-3. Di dalam skema permainan tersebut, Rodri berpotensi besar ditugaskan sebagai gelandang bertahan tunggal, sementara Pedri, De Jong, Gavi, Olmo, ataupun Fermin Lopez dapat mengisi dua posisi sebagai pemain interior. Peran vital tersebut dinilai memiliki kemiripan karakteristik dengan tugas yang diemban oleh Sergio Busquets ketika memperkuat Barcelona di bawah era kepelatihan Pep Guardiola.
Rodri mampu diandalkan untuk menjaga keseimbangan tim manakala dua gelandang lainnya bergerak maju membantu serangan. Kehadiran sang bintang juga semakin memperkaya pilihan taktik bagi Flick dalam mengantisipasi jadwal pertandingan yang sangat padat baik di kompetisi domestik maupun level Eropa. Kini, Barcelona resmi memiliki barisan gelandang mewah yang dihuni oleh Rodri, Pedri, De Jong, Gavi, Dani Olmo, hingga Fermin Lopez sebagai opsi lengkap untuk memenuhi berbagai kebutuhan strategi di lini tengah.