JAKARTA - Kepolisian Republik Indonesia senantiasa meningkatkan mutu pelayanan kepada publik lewat pemanfaatan inovasi digital, salah satunya lewat aplikasi SuperApp Polri yang kini menyediakan fasilitas layanan darurat 110.
"Melalui SuperApp Polri, masyarakat dapat memanfaatkan berbagai layanan kepolisian dalam satu platform, termasuk layanan Polri 110 yang telah terintegrasi hingga jajaran Polsek," kata Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jendera Polisi Johnny Eddizon Isir dalam keterangan diterima di Jakarta, Senin (10/8/2026).
Johnny menguraikan bahwa fasilitas panggilan darurat 110 berfungsi sebagai sarana krusial yang memudahkan publik untuk berkomunikasi secara langsung dengan aparat kepolisian saat memerlukan pertolongan ataupun melaporkan pelbagai peristiwa yang menuntut kehadiran petugas.
Ia memaparkan bahwa fasilitas panggilan darurat 110 tersebut telah tersebar luas hingga wilayah operasional tingkat Polsek. Sementara itu, aplikasi SuperApp Polri dapat diunduh secara bebas via Google Play Store pada gawai bersistem Android.
"Dengan sistem yang terintegrasi, laporan atau kebutuhan masyarakat dapat diterima dan diteruskan kepada jajaran yang memiliki kewenangan dan kedekatan wilayah untuk segera ditindaklanjuti," katanya.
Perwira tinggi berpangkat dua bintang tersebut menambahkan bahwa optimalisasi teknologi dalam bidang pelayanan publik ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen institusi kepolisian dalam merajut kedekatan emosional serta komunikasi yang lebih erat bersama masyarakat.
Berdasarkan pandangannya, warga tidak hanya diposisikan sebagai target penerima layanan semata, melainkan juga diberikan ruang aktif untuk ikut serta mengawal stabilitas keamanan dan ketertiban umum.
"Setiap informasi yang disampaikan melalui kanal pelayanan Polri merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dan keamanan bersama. Karena itu, kami ingin memastikan setiap laporan masyarakat mendapatkan respons dan penanganan yang tepat," jelasnya.
Pihak kepolisian pun secara konsisten terus memotivasi seluruh jajaran personel di lapangan agar mampu bergerak cepat secara profesional dalam menanggapi setiap laporan yang masuk.
Pengintegrasian sistem layanan hingga level Polsek ini diyakini mampu memangkas durasi penanganan serta menjamin publik memperoleh bantuan secepatnya dari aparat terdekat di lokasi kejadian.
"Teknologi bukan sekadar soal aplikasi, tetapi bagaimana teknologi tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Ukurannya adalah ketika masyarakat membutuhkan Polri, mereka tahu harus menghubungi ke mana, mudah mengaksesnya, dan mendapatkan respons yang cepat," ucapnya.