JAKARTA — Pimpinan Tertinggi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Indrieffouny Indra memastikan ketersediaan dan persebaran komoditas semen di Aceh kembali stabil melalui penguatan kapasitas produksi serta sinkronisasi bersama jejaring distributor guna mencukupi keperluan pembangunan serta warga.
"SIG mempercepat langkah penanganan ketersediaan pasokan semen di Aceh melalui optimalisasi produksi dan distribusi dalam jaringan SIG Group," kata Indrieffouny dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
Pimpinan tertinggi tersebut mengemukakan hal itu tatkala melaksanakan lawatan dinas guna mengomandoi peninjauan langsung di kancah operasional serta menjamin ketersediaan material tatkala lonjakan permintaan pasar memicu hambatan stok di berbagai kawasan serta ketidakstabilan harga tingkat gerai.
Selaku pabrikan material konstruksi terbesar nusantara, Indrieffouny menggarisbawahi dedikasi lembaganya guna merawat kontinuitas persediaan semen bagi khalayak ramai serta pembangunan kawasan regional Sumatera.
Sepanjang peninjauan di bumi Serambi Mekkah, Indrieffouny memeriksa langsung aktivitas operasional PT Solusi Bangun Andalas kawasan Lhoknga, menilai kesiapan sarana produksi, sebaran logistik, serta memimpin forum musyawarah bersama jajaran direksi untuk mengakselerasi pemulihan stok.
Selanjutnya pimpinan tersebut menuturkan bahwa pihaknya turut memeriksa jalur distribusi serta bertukar pandangan bersama para penyalur utama demi menjamin ketersediaan semen di pasaran.
"Kami hadir langsung di lapangan untuk memastikan setiap hambatan dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan," ujarnya.
Pimpinan tersebut menekankan bahwa titik berat orientasi lembaganya ialah menjamin ketercukupan warga serta sektor konstruksi tetap terakomodasi lewat ketersediaan semen yang mencukupi serta rantai pasok yang kian lancar.
Pimpinan korporasi menyatakan demi mempercepat pemulihan situasi pasaran, SIG merumuskan beragam taktik operasional, mencakup peningkatan volume produksi serta pengiriman dari Pabrik Lhoknga beserta fasilitas pengepakan Packing Plant Lhokseumawe, di samping memperkuat pasokan pasar melalui fasilitas Packing Plant Malahayati.
Langkah strategis tersebut mencakup penajaman koordinasi bersama jejaring penyalur, mitra logistik, dan instansi pemerintahan daerah guna mempercepat alur distribusi hingga tingkat lapak pengecer, serta melaksanakan audit harian terhadap posisi cadangan, sebaran logistik, serta tingkat permintaan sebagai acuan penetapan kebijakan operasional secara kilat.
Menurut pimpinan korporasi tersebut, kompleksitas distribusi kawasan Aceh serta masifnya lonjakan permintaan menuntut keterpaduan erat antara entitas bisnis, birokrasi pemerintahan, jaringan distributor, serta rekanan logistik.
Oleh sebab itu, SIG membangun sistem sinkronisasi terpadu lintas sektoral agar setiap dinamika di lapangan dapat segera direspons secara taktis.
"Kami ingin memastikan bahwa masyarakat dan para pelaku pembangunan memperoleh kepastian pasokan," tuturnya.
Seluruh potensi aset korporasi SIG dikerahkan guna menggenjot pemulihan jalur logistik sehingga dinamika pasaran dapat pulih normal dalam durasi secepat mungkin.
Di samping menjamin kelancaran pasokan, SIG senantiasa bersinergi bersama aparat daerah, jejaring distributor, serta para pihak berkepentingan lainnya demi merawat tata niaga distribusi yang tertib serta berdaya guna.
Korporasi menyerukan kepada segenap mitra penyalur supaya mengutamakan kaidah perdagangan yang sehat serta akuntabel agar produk dapat terserap secara berkeadilan oleh para konsumen.
Pimpinan korporasi tersebut meyakini kolaborasi seluruh elemen pemangku kepentingan bakal menjadi penentu utama dalam menjaga kesinambungan persediaan semen di Aceh, sekaligus memuluskan roda pembangunan infrastruktur, sektor perumahan, serta roda perekonomian masyarakat agar terus bergerak tanpa kendala.