Pogacar Kokoh di Puncak Klasemen Tour de France Usai Lewati Etape 17

Pogacar Kokoh di Puncak Klasemen Tour de France Usai Lewati Etape 17
Tadej Pogacar Nyaman di Puncak Klasemen Usai Etape 17 Tour de France [FOTO: NET].

JAKARTA - Pembalap andalan yang mengenakan jersey kuning, Tadej Pogacar, sukses mengamankan posisinya secara nyaman di singgasana teratas klasemen umum ajang balap sepeda bergengsi Tour de France 2026 usai merampungkan tantangan etape ke-17 yang berjalan dalam tempo sangat agresif dari rute Chambéry menuju Voiron pada hari Rabu (22/7).

Sekalipun jalannya perlombaan diwarnai gelombang serangan bertubi-tubi sejak kibaran bendera start hingga sempat membuat barisan peloton terpecah belah di beberapa titik krusial, atlet andalan skuad UAE Emirates XRG tersebut tetap mampu mengendalikan situasi dengan berada di dalam kelompok barisan terdepan para kandidat juara tanpa kehilangan selisih waktu sedikit pun dari para rival terkuatnya dalam memburu gelar juara umum.

"Saya memang sudah memperkirakan ini akan menjadi hari yang berat dengan pertarungan hingga setelah tanjakan. Itu benar-benar etape yang sulit," kata Pogacar dikutip dari laman resmi Tour de France.

Pogacar menuturkan bahwa insiden tercerai-berainya rombongan pebalap tatkala melintasi jalur turunan sama sekali bukan sebuah kejutan besar. 

Berdasarkan pengalamannya, dinamika situasi tegang semacam itu merupakan bagian yang lumrah dalam strategi persaingan balap sepeda sebelum akhirnya barisan kelompok pelarian (breakaway) terbentuk secara utuh.

"Saya rasa tidak ada yang benar-benar ingin berkomitmen ketika rombongan mulai terpecah di turunan. Setelah kami tiba di bagian bawah, barulah breakaway terbentuk. Itu hal yang normal," ujar Pogacar.

Sepanjang menempuh lintasan etape yang membentang sejauh 174,7 kilometer tersebut, Pogacar secara cermat terus mengawasi ketat pergerakan para pesaing utamanya di papan atas klasemen umum, yang turut dihuni oleh nama-nama besar seperti Remco Evenepoel, Paul Seixas, Juan Ayuso, hingga Mattias Skjelmose.

Sementara itu, sejumlah pebalap kontestan lain termasuk Isaac del Toro dan Tom Pidcock sempat tertahan di kelompok barisan pengejar tatkala perlombaan baru memasuki paruh awal etape.

Di sisi lain, Pogacar tidak sungkan membagikan rasa risau terkait kondisi kesehatan rekan setup timnya, Adam Yates, yang mendadak tertinggal dari rombongan besar peloton saat balapan menyisakan jarak sekitar 65 kilometer menjelang garis finis.

Menurut penjelasan Pogacar, rekan setimnya itu sempat jatuh sakit sehari sebelum hari perlombaan dimulai sehingga belum sepenuhnya pulih optimal, meski kondisi fisiknya sempat terlihat lebih bugar pada sesi pagi hari menjelang etape dilangsungkan.

"Dia sakit kemarin pagi dan sudah menderita sejak kemarin. Pagi ini dia terlihat jauh lebih baik, tetapi setelah mengalami hari yang buruk, dampaknya memang bisa terasa kemudian. Saya berharap dia tidak terlalu memaksakan diri dan bisa lebih baik besok," kata Pogacar.

Adapun pemenang podium utama etape ke-17 kali ini berhasil direbut oleh pebalap asal Belgia, Jasper Philipsen, yang bernaung di bawah panji tim Alpecin-Premier Tech usai keluar sebagai yang tercepat dalam adu cepat sprint penutup di garis finis kota Voiron. 

Hasil impresif tersebut tercatat tidak membawa perubahan signifikan pada peta persaingan papan atas klasemen umum, sehingga Pogacar tetap kokoh mengenakan jersey kuning menghadapi rangkaian etape penentuan yang kian menantang di kawasan pegunungan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index