Jasamarga

Jasamarga Metropolitan Tollroad Lakukan Perbaikan Besar Tol Jakarta-Tangerang Hingga Akhir April 2026

Jasamarga Metropolitan Tollroad Lakukan Perbaikan Besar Tol Jakarta-Tangerang Hingga Akhir April 2026
Jasamarga Metropolitan Tollroad Lakukan Perbaikan Besar Tol Jakarta-Tangerang Hingga Akhir April 2026

JAKARTA - Pemeliharaan besar-besaran kembali dilakukan di ruas Tol Jakarta-Tangerang sebagai upaya menjaga kualitas layanan jalan bebas hambatan. PT JASAMARGA Metropolitan Tollroad bersama PT Jasamarga Tollroad Maintenance melaksanakan pekerjaan peningkatan infrastruktur secara terjadwal.

Kegiatan ini mencakup metode scrapping, filling, overlay (SFO) hingga rekonstruksi pengerasan di sejumlah titik strategis. Seluruh pekerjaan dilakukan untuk memastikan standar pelayanan minimal jalan tol tetap terpenuhi.

Pemeliharaan Jalan Tol Jadi Fokus Peningkatan Layanan Berkendara

PT JASAMARGA Metropolitan Tollroad sebagai pengelola ruas Tol Jakarta-Tangerang menjalankan pekerjaan pemeliharaan jalan secara berkala. Kegiatan ini dilakukan bersama PT Jasamarga Tollroad Maintenance sebagai service provider pemeliharaan jalan tol.

Pekerjaan yang dilakukan mencakup scrapping, filling, overlay (SFO), serta rekonstruksi pengerasan pada titik-titik tertentu. Langkah ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas infrastruktur jalan tol.

Seluruh kegiatan pemeliharaan tersebut bertujuan untuk mendukung pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol. Dengan demikian, kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama.

Pelaksanaan pekerjaan ini berlangsung selama kurang lebih dua pekan. Jadwalnya dimulai pada Selasa, 7 April 2026 hingga Kamis, 23 April 2026.

Setiap tahapan pekerjaan dilakukan secara terstruktur agar tidak mengganggu keseluruhan arus lalu lintas secara signifikan. Pengaturan waktu menjadi faktor penting dalam pelaksanaan proyek ini.

Peningkatan kualitas jalan ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang pengelola tol. Tujuannya adalah menjaga kondisi jalan tetap optimal di tengah tingginya volume kendaraan.

Rekayasa Lalu Lintas dan Penyesuaian Akses Selama Pekerjaan

Selama proses pemeliharaan berlangsung, sejumlah lajur jalan akan ditutup sementara di titik pekerjaan. Namun, lajur lainnya tetap dapat digunakan oleh pengguna jalan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas.

Ginanjar Bekti R., Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad, menyampaikan bahwa penutupan lajur bersifat sementara. Hal ini dilakukan demi mendukung kelancaran proses perbaikan di lapangan.

Pihak pengelola juga telah menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan pengguna jalan. Penyampaian ini dilakukan melalui pernyataan resmi pada Rabu, 8 April 2026.

Meski terdapat pembatasan lajur, sistem rekayasa lalu lintas tetap diatur agar mobilitas kendaraan tidak sepenuhnya terhenti. Pengguna jalan masih dapat melintas di lajur yang tidak terdampak pekerjaan.

Koordinasi dengan petugas lapangan juga diperkuat untuk mengantisipasi kepadatan. Hal ini dilakukan agar keselamatan dan kelancaran tetap terjaga selama pekerjaan berlangsung.

Selain itu, pengguna jalan diimbau untuk selalu memperhatikan rambu lalu lintas yang terpasang di area pekerjaan. Kepatuhan terhadap arahan petugas menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan.

Rincian Titik Pekerjaan SFO dan Rekonstruksi di Berbagai Ruas

Pekerjaan scrapping, filling, dan overlay (SFO) dilakukan di sejumlah titik pada arah Jakarta. Kegiatan ini mencakup lajur 1, 3, dan 4 dari KM 24+930 hingga KM 17+700.

Terdapat 13 titik pekerjaan yang dilaksanakan dalam rentang waktu Selasa, 7 April 2026 pukul 22.00 WIB hingga Selasa, 21 April 2026 pukul 05.00 WIB. Pekerjaan ini dilakukan secara bertahap untuk meminimalkan gangguan lalu lintas.

Pada arah Tangerang, SFO juga dilakukan di lajur 4 dari KM 17+040 hingga KM 17+285. Pekerjaan ini berlangsung lebih singkat, yaitu mulai Rabu, 14 April 2026 hingga Kamis, 15 April 2026.

Selain SFO, pekerjaan rekonstruksi pengerasan juga dilakukan di beberapa titik penting. Arah Jakarta menjadi salah satu fokus utama pengerjaan tersebut.

Rekonstruksi mencakup lajur bahu luar dan lajur 1-2 di Off Ramp Karang Tengah dengan dua titik pekerjaan. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 10 April 2026 hingga Sabtu, 11 April 2026.

Selain itu, pekerjaan juga dilakukan di lajur 2 pada beberapa segmen KM 24+915 hingga KM 23+395. Setiap segmen memiliki jadwal pengerjaan berbeda yang disesuaikan dengan kondisi lapangan.

Di lajur 1, pekerjaan rekonstruksi dilakukan pada beberapa titik dari KM 23+845 hingga KM 23+190. Seluruh pekerjaan ini berlangsung bertahap dari 15 April hingga 19 April 2026.

Pada arah Tangerang, pekerjaan juga mencakup On Ramp Karawaci 2 dan beberapa segmen KM 21+600 hingga KM 18+430. Aktivitas ini berlangsung dalam rentang waktu yang cukup panjang hingga akhir April 2026.

Selain itu, akses keluar Gerbang Tol Tangerang juga menjadi bagian dari area pekerjaan rekonstruksi. Kegiatan ini berlangsung hingga Kamis, 23 April 2026.

Imbauan Keselamatan dan Antisipasi Pengguna Jalan Selama Pemeliharaan

Selama pekerjaan berlangsung, pengelola jalan tol mengimbau pengguna untuk meningkatkan kewaspadaan. Hal ini penting untuk menghindari risiko kecelakaan di sekitar area proyek.

Pengguna jalan juga diminta untuk memperhatikan rambu-rambu lalu lintas yang telah dipasang di lokasi pekerjaan. Arahan dari petugas lapangan harus dipatuhi demi keselamatan bersama.

Selain itu, pengendara disarankan untuk mengatur waktu perjalanan agar tidak terjebak kepadatan. Perencanaan perjalanan menjadi langkah penting dalam menghadapi kondisi lalu lintas yang dinamis.

Kecukupan saldo kartu elektronik juga menjadi perhatian penting sebelum memasuki ruas tol. Hal ini bertujuan untuk memperlancar proses transaksi di gerbang tol.

Pengelola menekankan bahwa keselamatan pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama selama proyek berlangsung. Oleh karena itu, kerja sama pengguna jalan sangat dibutuhkan.

Dengan adanya pemeliharaan ini, diharapkan kualitas Tol Jakarta-Tangerang semakin meningkat. Kondisi jalan yang lebih baik akan mendukung kenyamanan perjalanan masyarakat.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index