Ciputra (CTRA)

Ciputra (CTRA) Tembus Penjualan Rp500 Miliar dengan Konsep Hunian Hijau Modern di Jakarta

Ciputra (CTRA) Tembus Penjualan Rp500 Miliar dengan Konsep Hunian Hijau Modern di Jakarta
Ciputra (CTRA) Tembus Penjualan Rp500 Miliar dengan Konsep Hunian Hijau Modern di Jakarta

JAKARTA - PT Ciputra Development Tbk. (CTRA) atau Ciputra Group berhasil meraih penjualan lebih dari Rp500 miliar dari proyek hunian berkonsep hijau The Forestine. Jimmy Soh, General Manager Sales & Marketing The Forestine, menyampaikan pada awal Februari 2026, Ciputra Group resmi meluncurkan perluasan kawasan hunian terbaru di CitraGarden City, Jakarta Barat.

Capaian penjualan ini menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat akan hunian yang selaras dengan alam. The Forestine dirancang untuk menghadirkan kualitas hidup lebih baik bagi masyarakat urban yang mengutamakan lingkungan hijau dan berkelanjutan.

Konsep Forest Living dan Lingkungan Berkelanjutan

The Forestine mengusung pendekatan forest living untuk memenuhi kebutuhan hunian modern yang nyaman, hijau, dan berkelanjutan. Kawasan ini menghadirkan hunian yang dirancang agar harmonis dengan lingkungan sekitar dan ramah bagi penghuni.

“Capaian penjualan yang berhasil diraih dalam waktu singkat menunjukkan bahwa konsep hunian yang mengutamakan kualitas kawasan dan lingkungan yang baik mendapat sambutan positif dari masyarakat,” kata Jimmy Soh, Kamis, 2 April 2026. Pendekatan perencanaan berkelanjutan ini juga mengikuti standar Greenship Neighborhood dari Green Building Council Indonesia (GBCI).

Lebih dari 25 persen area kawasan dialokasikan sebagai ruang terbuka hijau. Hal ini bertujuan menciptakan lingkungan hunian asri sekaligus mendukung keseimbangan ekosistem kawasan.

Fasilitas dan Infrastruktur Pendukung Hunian

Dari total area pengembangan seluas 14 hektare, sekitar 3,6 hektare dikelola sebagai area hijau utama. Kawasan ini dilengkapi fasilitas forest garden, jogging track, children playground, lapangan basket, cabana, serta ruang komunal untuk mendukung gaya hidup sehat dan interaksi antar penghuni.

The Forestine juga menghadirkan instalasi seni berupa 11 patung karya maestro Hendra Gunawan sebagai outdoor gallery. Penanaman lebih dari 760 pohon semakin memperkuat nuansa alami kawasan sekaligus memberikan nilai estetika tinggi bagi hunian.

Selain itu, kawasan ini terhubung dengan berbagai node komersial di sekitar danau Sunset Avenue CitraGarden City. Koneksi ini memudahkan akses penghuni terhadap fasilitas gaya hidup yang lengkap dan beragam.

Fasilitas Tree House Club dirancang menyatu dengan lanskap hijau. Konsep ini memberikan pengalaman ruang komunal yang unik dan nyaman bagi para penghuni.

Lokasi Strategis dan Aksesibilitas Tinggi

The Forestine berlokasi di kawasan Aerotropolis CitraGarden City yang strategis. Akses menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta hanya sekitar lima menit, sementara Tol Prof. Dr. Ir. Sediyatmo dapat dijangkau dalam lima menit.

Jalan Layang Non Tol (JLB) dapat dicapai dalam 10 menit, sedangkan akses Tol Bandara–Kunciran hanya lima menit dari kawasan. Kemudahan akses ini membuat The Forestine ideal bagi masyarakat urban dengan mobilitas tinggi.

Tren Minat Hunian dari Generasi Muda

Tren pasar menunjukkan minat Generasi Z terhadap kepemilikan rumah semakin meningkat. Usia produktif generasi ini mulai aktif mempertimbangkan pembelian hunian sebagai investasi jangka panjang.

Lebih dari 60 persen Generasi Z memiliki keinginan untuk memiliki rumah sendiri. Hal ini menjadi peluang pertumbuhan baru bagi pasar hunian di kawasan perkotaan yang mengutamakan kualitas lingkungan.

Selain lokasi dan aksesibilitas, generasi muda kini memperhatikan kualitas lingkungan, ruang terbuka hijau, dan dukungan teknologi dalam rumah. Faktor-faktor ini dianggap mampu menunjang gaya hidup modern dan praktis sekaligus meningkatkan kenyamanan hidup sehari-hari.

Perubahan preferensi ini mendorong pengembang untuk menghadirkan konsep hunian yang inovatif. Pendekatan forest living seperti di The Forestine menjadi daya tarik utama bagi pembeli muda.

Konsep hunian yang mengintegrasikan alam, fasilitas modern, dan aksesibilitas tinggi dinilai menjadi strategi yang tepat. Hal ini memperkuat posisi Ciputra Group dalam menghadapi persaingan di pasar properti urban.

The Forestine menunjukkan bahwa hunian hijau dapat menjadi pilihan utama masyarakat perkotaan. Keseimbangan antara lingkungan alami dan fasilitas modern menjadi nilai tambah yang signifikan.

Investasi yang cerdas dalam perencanaan kawasan, fasilitas, dan desain hunian mendukung keberlanjutan proyek. Ciputra Group membuktikan bahwa konsep properti berkelanjutan mampu menarik minat pasar sekaligus memberikan hasil finansial optimal.

Ke depan, pengembangan proyek dengan prinsip forest living diprediksi semakin diminati. Kecenderungan ini menjadi indikator penting bagi tren properti berkelanjutan di Jakarta dan sekitarnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index