Tips Menyimpan Hati Ayam di Rumah Supaya Tidak Mudah Rusak dan Amis

Selasa, 15 September 2026 | 01:47:32 WIB
Ilustrasi Hati ayam [FOTO: NET].

JAKARTA - Hati ayam menjadi salah satu bagian jeroan favorit masyarakat Indonesia. Selain cita rasanya yang lezat dan gurih, hati ayam menyimpan bermacam nutrisi penting yang baik untuk kesehatan tubuh.

Tak heran apabila bahan makanan satu ini sering dijadikan stok olahan masakan di rumah.

Namun, menyimpan hati ayam memerlukan perhatian ekstra. Teksturnya yang lembut dan cenderung lembek membuat hati ayam gampang rusak serta rentan mengeluarkan aroma amis apabila disimpan secara sembarangan.

Cara menyimpan hati ayam

Agar kualitasnya tetap terjaga, berikut lima panduan tepat menyimpan hati ayam di rumah.

1. Cuci bersih dan buang lemaknya

Langkah awal dimulai saat memilih bahan baku. Pastikan Anda membeli hati ayam yang masih segar, ditandai dengan warna merah cerah serta bentuknya yang utuh.

Sebelum disimpan, cuci bersih hati ayam dan bersihkan lemak-lemak yang menempel. Supaya praktis, bagilah hati ayam ke dalam beberapa porsi sekali masak.

Cara ini mencegah Anda mengeluarkan seluruh stok jeroan secara berulang yang dapat merusak kualitasnya.

2. Simpan dalam wadah kedap udara di kulkas

Pakai wadah tertutup yang kedap udara untuk menampung hati ayam. Pastikan pula untuk memisahkan wadah penyimpanan hati ayam dari daging ayam maupun bahan makanan lainnya demi menghindari kontaminasi silang bakteri.

Apabila disimpan di dalam chiller (kulkas bagian bawah), pastikan untuk mengolahnya dalam kurun waktu 1 hingga 2 hari.

3. Hindari membiarkan hati ayam di suhu ruangan

Suhu ruangan merupakan tempat ideal bagi bakteri untuk berkembang biak secara cepat. Jangan pernah meninggalkan hati ayam mentah maupun matang terbuka di luar kulkas.

Menurut data dari Still Tasty, hati ayam (maupun jeroan lain seperti hati sapi) yang dibiarkan pada suhu ruangan selama lebih dari 2 jam sudah tidak disarankan untuk dikonsumsi lantaran risiko paparan bakteri.

4. Bekukan di freezer untuk masa simpan lebih lama

Apabila ingin menyimpan stok hingga berbulan-bulan, memanfaatkan freezer adalah solusi terbaik. Bungkus hati ayam menggunakan aluminium foil, plastic wrap, atau kantong zip lock.

Jika memungkinkan, pakai teknik vakum hingga tak ada udara tersisa di dalam kemasan.

Mengutip BBC Good Food, cara pembekuan ini mampu mempertahankan kesegaran hati ayam hingga 3 bulan.

5. Teknik menyimpan hati ayam yang sudah direbus

Menyimpan hati ayam dalam kondisi matang juga dapat menjadi pilihan praktis. Rebus hati ayam sampai matang, ditandai warna keabuan serta sedikit gradasi kemerahan di bagian tengahnya, lalu dinginkan.

Penyimpanan Kulkas biasa (chiller): Masukkan hati ayam rebus per porsi ke wadah kedap udara atau plastik zip lock. Cara ini membuat hati ayam bertahan 3–4 hari (Very Well Family).

Penyimpanan Freezer: Bungkus hati ayam matang dengan plastik vakum lalu bekukan. Metode ini membuat hati ayam tahan hingga 4 bulan.

Trik penyimpanan dalam kondisi matang ini juga berlaku untuk Anda yang ingin menyimpan stok hati ayam yang telah dihaluskan (seperti untuk MPASI).

Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, stok hati ayam di rumah bakal tetap higienis, awet, dan siap diolah menjadi hidangan lezat tanpa bau amis yang mengganggu.

Terkini