Atasi Abu Erupsi Anak Krakatau, BNPB Disiagakan Gelar OMC

Senin, 07 September 2026 | 12:40:01 WIB
Gunung Anak Krakatau. [Foto: Kementerian ESDM]

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan skema operasi modifikasi cuaca (OMC) guna mempercepat peluruhan paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau di wilayah DKI Jakarta, Banten, serta Lampung.

Kepala BNPB Suharyanto di Jakarta, Senin (7/9/2026), menyampaikan bahwa pelaksanaan OMC baru akan digulirkan bilamana faktor cuaca serta aspek keselamatan dunia penerbangan sudah terjamin, mengingat sebaran abu vulkanik turut mengganggu operasional penerbangan di beberapa lokasi.

"Kondisi lebih kondusif, kami akan melaksanakan OMC. Pesawat sudah siap di Pondok Cabe," kata dia.

Suharyanto menuturkan bahwa OMC menjadi salah satu upaya strategis pemerintah dalam merontokkan partikel abu vulkanik di udara melalui manipulasi presipitasi awan hujan.

Di samping metode penyemaian awan, pihak BNPB turut menyiagakan teknologi water mist demi memaksimalkan potensi terjadinya curah hujan di daerah-daerah terdampak.

Lebih jauh Suharyanto menekankan, eksekusi OMC tetap memprioritaskan keselamatan penerbangan mengingat partikel abu vulkanik masih membahayakan ruang udara. 

Sejumlah tempat pendaratan pesawat hingga kini terpaksa ditutup sementara atau membatasi operasional sebagai tindakan preventif.

Merespons dinamika aktivitas Gunung Anak Krakatau, BNPB intensif menggelar rapat koordinasi jarak jauh bersama BPBD setempat guna memantau kondisi terkini warga serta memetakan kebutuhan darurat.

"Kami telah melakukan video conference secara intensif untuk mengetahui perkembangan kondisi masyarakat terdampak erupsi," ujarnya.

BNPB pun telah menerjunkan tim ke berbagai titik terdampak untuk meninjau secara langsung kondisi masyarakat sekaligus mengecek kesiapsiagaan jajaran pemerintah daerah dalam mengantisipasi ancaman bahaya susulan.

Pada kesempatan itu, ia mengimbau jajaran pemda untuk menguji kesiapan seluruh sarana tanggap bencana, mulai dari optimalisasi sirine peringatan dini, lokasi pengungsian, penyusunan rencana kontinjensi, hingga kecukupan pasokan logistik bahan pokok di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

"Apabila masih dibutuhkan, bantuan dari pemerintah pusat akan kami dorong," katanya.

Sampai dengan saat ini, Suharyanto mengonfirmasi belum ada pemda di area terdampak yang menetapkan status tanggap darurat bencana.

Kendati demikian, BNPB terus menjalin komunikasi erat bersama instansi dan lembaga terkait guna memantau perkembangan eruspi Gunung Anak Krakatau serta meminimalkan dampaknya terhadap publik.

Terkini

Hari Ini, MK Bacakan Putusan Uji Materiil APBN hingga UU ITE

Senin, 07 September 2026 | 12:49:32 WIB

BNPB Catat Tiga Kabupaten Paling Terdampak Abu Anak Krakatau

Senin, 07 September 2026 | 12:44:32 WIB

Atasi Abu Erupsi Anak Krakatau, BNPB Disiagakan Gelar OMC

Senin, 07 September 2026 | 12:40:01 WIB

PJJ Akibat Erupsi Krakatau, BGN Sesuaikan Layanan MBG

Senin, 07 September 2026 | 12:35:02 WIB

Juventus Tahan Imbang AC Milan 1-1 Lewat Gol Menit Akhir

Senin, 07 September 2026 | 12:30:02 WIB