Prabowo Ajak Rusia Perkuat Kerja Sama Energi & Pangan

Kamis, 03 September 2026 | 20:39:32 WIB
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: NET)

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menginisiasi penguatan kemitraan bilateral antara Indonesia dan Rusia, khususnya pada bidang energi dan ketahanan pangan.

Sektor kerja sama tersebut meliputi pengembangan sektor minyak dan gas bumi (migas), pemanfaatan energi terbarukan, penerapan teknologi nuklir, hingga sektor pertanian beserta produksi pupuk.

Prabowo mengutarakan bahwa Indonesia menyambut baik keikutsertaan Rusia dalam mendongkrak produktivitas eksplorasi, pengolahan, serta produksi migas di tanah air. 

"Indonesia menyambut baik kerja sama Rusia yang meningkatkan produktivitas eksplorasi, produksi, dan pengolahan minyak dan gas," ujar Prabowo dalam pidatonya di Forum Ekonomi Timur (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, mengutip siaran langsung dari youtube Kesekertariatan Presiden, Kamis (3/9/2026).

Selain komoditas migas, Prabowo turut membuka lebar peluang kolaborasi pada sektor energi terbarukan, pemanfaatan jaringan listrik pintar (smart grids), serta tenaga nuklir untuk maksud kedamaian. 

Beliau memaparkan bahwa kerja sama nuklir ini mencakup penggunaan teknologi modular serta skala penuh, dengan tetap memegang teguh standar keselamatan tertinggi beserta pengamanan internasional.

"Kami mencari pengetahuan dan investasi dalam energi terbarukan, jaringan cerdas (smart grids), dan tenaga nuklir yang damai, termasuk teknologi modular dan skala penuh, di bawah standar keselamatan tertinggi dan pengamanan internasional," katanya.

Tidak berhenti pada sektor energi, Prabowo juga mendorong pihak Rusia agar memperkokoh sinergi dalam bidang ketahanan pangan nasional. Bentuk peluang kerja sama yang terbuka meliputi transfer teknologi pertanian, penyediaan benih unggul, sektor pembiakan ternak, hingga mekanisasi pertanian. 

Di samping itu, Indonesia turut melirik potensi kerja sama dalam aspek pengolahan makanan serta produksi bersama pupuk.

"Di bidang ketahanan pangan, kami melihat peluang dalam bekerja sama dengan Rusia pada teknologi pertanian, benih unggul, dan pembiakan ternak, mekanisasi pertanian, pengolahan makanan, dan produksi bersama pupuk," ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, integrasi kerja sama energi dan pangan tersebut merupakan bagian dari langkah strategis Indonesia dalam mewujudkan kemandirian ekonomi sekaligus mempererat hubungan strategis bersama Rusia. 

Sebelumnya, Prabowo menerangkan bahwa Indonesia sedang menggalakkan upaya swasembada pangan serta ketahanan energi sebagai pilar utama agenda pembangunan nasional.

Pemerintah Indonesia pun turut mempercepat laju hilirisasi industri agar pengelolaan sumber daya alam mampu menciptakan nilai tambah berupa industrialisasi, penguasaan keterampilan, serta perluasan lapangan pekerjaan di dalam negeri. 

Prabowo menilai bahwa prospek kerja sama antara Indonesia dan Rusia memiliki ruang yang luas karena struktur kekuatan ekonomi kedua negara bersifat saling melengkapi.

Rusia memegang keunggulan kompetitif pada bidang energi, sains, teknologi, serta pupuk, sementara Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah serta potensi pasar domestik yang masif. 

"Ekonomi Indonesia dan Rusia bukanlah bayangan cermin (bukan pesaing yang sama). Saya percaya justru itulah mengapa keduanya dapat bekerja sama," kata Prabowo.

Pada kesempatan yang sama, beliau turut menyerukan kepada para pelaku bisnis asal Rusia untuk menanamkan modal dan membangun industri secara bersama-sama di Indonesia. Berbasis dari Indonesia, kerja sama strategis ini diharapkan mampu diekspansi guna menjangkau pasar kawasan ASEAN serta wilayah Indo-Pasifik secara lebih luas.

Terkini

Usai 9 Tahun Absen, RI-Malaysia Bahas DHE hingga Investasi

Kamis, 03 September 2026 | 22:37:31 WIB

Komisi X DPR Desak BPS Perbarui Data Desil Bansos 2 Minggu

Kamis, 03 September 2026 | 22:27:32 WIB

Kementerian ESDM Tunggu Perpres untuk Tender PLTS 100 GW

Kamis, 03 September 2026 | 22:24:32 WIB

Relawan Pendekar 08 Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT

Kamis, 03 September 2026 | 22:19:33 WIB