Realisasi Anggaran Kementerian PU 2026 Tembus Rp69 Triliun

Rabu, 02 September 2026 | 03:54:32 WIB
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo. (Foto: NET)

JAKARTA — Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memaparkan bahwa penyerapan anggaran Kementerian PU tahun 2026 hingga tanggal 31 Agustus lalu telah menyentuh angka Rp69 triliun dari keseluruhan pagu anggaran senilai Rp132,38 triliun.

"Sampai dengan 31 Agustus 2026, realisasi penyerapan keuangan adalah sebesar 52,14 persen atau Rp69 triliun, dan progres fisik mencapai 57,56 persen. Fokus kami tetap sama yakni mutu, ketepatan waktu dan akuntabilitas, sehingga bukan hanya sekedar kepada penyerapan," ujar Dody dalam Rapat Kerja Komisi V DPR RI di Jakarta, Rabu.

Selain itu, Dody juga memaparkan bahwa penyerapan keuangan untuk program Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) serta jembatan gantung pada tahun ini sudah menyentuh angka Rp2,89 triliun atau setara dengan 52,77 persen dari total alokasi anggaran sejumlah Rp5,48 triliun.

"Infrastruktur Berbasis Masyarakat dan jembatan gantung tahun 2026 dialokasikan pada kurang lebih 15.338 lokasi atau senilai total Rp5,48 triliun. Dari sisi keuangan mencapai 52,77 persen dan progres fisik mencapai 49,72 persen," katanya.

Lebih lanjut, khusus untuk infrastruktur berbasis masyarakat dalam sektor Cipta Karya, penyaluran dana bantuan kepada warga baru saja dimulai seusai tahap penyiapan masyarakat rampung dikerjakan terlebih dahulu.

Melalui skema tersebut, Dody menjelaskan bahwa capaian keuangan yang lebih tinggi ketimbang progres fisik merupakan ciri khas dari tata cara pelaksanaan program IBM, di mana sebagian dana dikucurkan lebih awal ke rekening kelompok pengelola masyarakat sebelum dimulainya pengerjaan fisik di lapangan, sementara tahap pencairan dana berikutnya akan disesuaikan dengan kemajuan pengerjaan yang dilakukan oleh warga.

Sebagai catatan tambahan, Menteri PU Dody Hanggodo turut menyampaikan bahwa pemanfaatan anggaran Kementerian PU sepanjang tahun 2026 ini dipusatkan pada sektor irigasi pertanian serta kelancaran konektivitas antarwilayah.

Alokasi dana pada tahun berjalan ini diutamakan guna memperkuat jaringan irigasi pertanian serta konektivitas wilayah demi menjadi fondasi utama dalam menjaga ketahanan pangan serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Kementerian PU menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan ketahanan pangan nasional sekaligus konektivitas antarwilayah lewat penguatan jaringan irigasi pertanian serta perbaikan infrastruktur jalan maupun jembatan sepanjang Tahun Anggaran 2026.

Pada sektor Sumber Daya Air (SDA), alokasi dana diprioritaskan demi mendongkrak produktivitas lahan-lahan pertanian lewat penguatan serta keberlangsungan sistem irigasi yang ada.

Di samping itu, Kementerian PU turut memperkuat konektivitas wilayah demi memperlancar arus distribusi hasil pertanian serta kelancaran logistik nasional, di mana fokus utama pada bidang jalan dan jembatan diarahkan pada pembukaan akses baru serta peningkatan mutu jaringan transportasi secara menyeluruh.

Terkini

HBA September 2026: Batubara Kalori Tinggi Tembus US$ 126

Rabu, 02 September 2026 | 05:21:31 WIB

HMA September 2026: Nikel Turun, Emas dan Tembaga Naik

Rabu, 02 September 2026 | 05:16:40 WIB

ESDM Pastikan PLTP Ungaran Dikembangkan Bertahap

Rabu, 02 September 2026 | 05:10:32 WIB

Kontrak Proyek IKN Tahap 3 Rp17,24 Triliun Terancam Mandek

Rabu, 02 September 2026 | 05:05:32 WIB