Giro dan Tabungan Tumbuh Dua Digit, KB Bank Perkuat Dana Murah

Selasa, 01 September 2026 | 04:53:32 WIB
PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank). (Foto: NET)

JAKARTA – PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) terus berupaya memperkokoh dana murah lewat current account and savings account (CASA) di tengah tekanan biaya dana serta perlambatan laju pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sektor perbankan. 

Sampai dengan Juli 2026, total DPK KB Bank tercatat sebesar Rp 45,6 triliun atau mengalami kenaikan 6,1% secara tahunan (year-on-year/yoy), yang mana angka ini melambat dari pencapaian bulan sebelumnya di level 12,44% yoy.

Namun demikian, ekspansi kali ini utamanya didorong oleh kenaikan pada komponen giro serta tabungan yang masing-masing sukses mencatatkan pertumbuhan dua digit. 

Tercatat, giro melesat 15,82% yoy ke posisi Rp 9,64 triliun, sementara tabungan naik 14,42% yoy menjadi Rp 5,46 triliun. Di sisi lain, deposito masih mendominasi porsi DPK KB Bank dengan nominal Rp 30,49 triliun, kendati pertumbuhannya terbatas pada angka 2,06% yoy.

Melalui dinamika tersebut, proporsi dana murah atau CASA KB Bank kini telah mencapai 33% dari keseluruhan DPK, sementara deposito memegang porsi mayoritas sebesar 67%.

Direktur Utama KB Bank, Kunardy Darma Lie memaparkan bahwa pelambatan ekspansi DPK ini utamanya dipengaruhi oleh langkah perbankan dalam mengoptimalkan efisiensi biaya dana atau cost of fund (CoF). Situasi tersebut mengemuka khususnya pasca kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia sebesar 100 basis poin sepanjang 2026. 

Menurutnya, manajemen perbankan terpaksa mengelola struktur pendanaan secara lebih cermat. Pada saat yang sama, preferensi nasabah terhadap instrumen investasi terus mengalami pergeseran seiring meningkatnya ketidakpastian global serta fluktuasi pasar, yang turut memengaruhi taktik bank dalam menghimpun dana.

Kendati harus menghadapi berbagai tantangan tersebut, Kunardy menegaskan bahwa kinerja perolehan dana KB Bank tetap berada di jalur yang solid. Realisasi DPK hingga periode ini bahkan telah memenuhi 94% dari target Rencana Bisnis Bank (RBB). 

Ia menilai, pencapaian ini membuktikan bahwa proses penghimpunan dana perusahaan masih berada di tren yang positif berkat penerapan strategi penguatan struktur pendanaan jangka panjang.

Ke depan, KB Bank berkomitmen untuk terus memacu ekspansi dana murah berbasis CASA transaksional melalui optimalisasi ekosistem korporasi serta digital. 

Langkah strategis ini sangat krusial mengingat pertumbuhan giro dan tabungan yang tinggi terbukti efektif membantu korporasi memperbaiki struktur modal sekaligus menekan biaya dana.

"Untuk menjaga efisiensi biaya dana, KB Bank secara konsisten mendorong pertumbuhan dana murah berbasis CASA transaksional melalui pengembangan ekosistem digital dan korporasi," jelas Kunardy, dikutip Selasa (1/9/2026).

Kunardy menambahkan, pihak kami akan terus memaksimalkan komposisi pendanaan dengan menggenjot pertumbuhan CASA secara berkelanjutan. Di samping itu, KB Bank tetap berkomitmen menjaga kualitas dan kesehatan pertumbuhan DPK agar selaras dengan target RBB. 

Kebijakan ini sekaligus menjadi bagian dari langkah taktis perseroan dalam menavigasi tantangan likuiditas serta biaya dana yang masih menjadi fokus industri perbankan nasional sepanjang tahun ini.

Terkini

Hrgovic Sebut Moses Itauma Masih Bertarung Seperti Amatir

Selasa, 01 September 2026 | 06:09:32 WIB

Jonatan Bidik Poin WTF Lewat Kemenangan di China Masters

Selasa, 01 September 2026 | 06:08:02 WIB

Peralta Rendah Hati Usai Bawa Persib Lolos ke ACL Two 2026/27

Selasa, 01 September 2026 | 06:06:31 WIB