Prakiraan Cuaca BMKG: Kota Besar Berawan Hingga Hujan Ringan

Selasa, 01 September 2026 | 17:29:32 WIB
Sejumlah anak bermain di kolam penampungan air yang mengering [FOTO: NET].

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini terkait potensi hujan ringan, sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang di sejumlah kota besar di Indonesia pada Selasa.

Dikutip dari laman resmi BMKG di Jakarta, prakirawan Selly Brilian memaparkan secara umum daerah konvergensi terbentuk di perairan barat Aceh, perairan barat Sumatera Utara, pesisir barat Sumatera Barat, Sumatera Utara, dari Sumatera Selatan hingga Riau, Jawa Timur hingga Jawa Tengah, Laut Jawa, Selat Karimata, Laut Natuna, dari Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Selat Makassar bagian selatan, Sulawesi Tenggara hingga Sulawesi Barat.

Keadaan tersebut berpotensi menggenjot pertumbuhan awan hujan di sepanjang area yang dilintasi konvergensi atau konfluensi.

Oleh sebab itu, pihaknya memprediksi kota besar yang berpotensi diterjang hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang pada hari ini cuma wilayah Padang.

Sementara itu, kota besar yang diproyeksikan sekadar mengalami kondisi berawan pada hari ini meliputi wilayah Banda Aceh, Jambi, Pangkal Pinang, Palembang, Jakarta, Serang, Bandung, Semarang, Surabaya, Samarinda, Denpasar, Kupang, Makassar, Gorontalo, Manado, Ternate, Sorong, dan Merauke.

Sebelumnya pada Senin (31/8), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan sembilan dari 10 kabupaten/kota di Nusa Tenggara Barat (NTB) berstatus awas kekeringan meteorologis menyusul rentetan hari tanpa hujan yang kian panjang di kawasan tersebut.

"Hanya Kota Mataram yang saat ini belum masuk status awas kekeringan karena masih level siaga, sedangkan sembilan daerah lainnya sudah berada di level awas kekeringan meteorologis," kata Prakirawan Stasiun Klimatologi NTB Suci Agustiarini di Mataram, Senin (31/8/2026).

Suci menyebutkan bahwa wilayah yang masuk level awas kekeringan meteorologis meliputi Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, Bima, serta Kota Bima, dengan total jangkauan mencapai 38 kecamatan.

Terkini