Tangani Karhutla, Menhan Ajak Pengusaha Bantu Alat Berat dan Helikopter

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:55:55 WIB
Menteri Partai RI Sjafrie Sjamsoeddin [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin meminta para pengusaha yang menguasai alat berat serta alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk menyokong penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sjafrie turut meminta pelaku usaha yang mempunyai helikopter dengan kualifikasi water bombing agar memperbantukan sarana tersebut kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Jadi kami harus bergotong royong mengatasi ini semuanya, ya. Tadi saya sudah kasih tahu, itu pengusaha-pengusaha yang punya alat berat, alutsista, helikopter, water bombing, perbantukan kepada BNPB, ya," ujar Sjafrie setelah rapat di Gedung DPR RI, Senin (31/8/2026).

Menurut Sjafrie, partisipasi kalangan pengusaha amat dibutuhkan guna menyokong pemerintah menanggulangi karhutla yang kian meluas di bermacam daerah. Ia pun mengajak seluruh pengusaha yang bergerak di sektor kehutanan agar saling bahu-membahu meredam potensi kebakaran di area operasional masing-masing.

"Saya juga menyampaikan kepada Komisi I untuk bisa kami teruskan kepada masing-masing sektor atau pihak yang mempunyai kaitan dengan bencana kebakaran hutan. Khususnya kami mengajak kerja sama dan gotong royong kepada semua pengusaha hutan yang ada di wilayah nasional untuk ikut serta bergotong royong dalam rangka memitigasi kebakaran hutan yang sedang berkembang ini," kata Sjafrie.

Sjafrie menegaskan, Kementerian Pertahanan (Kemenhan) bersama TNI telah memobilisasi segala kapabilitas dan daya tempur untuk memadamkan karhutla. Di samping memaksimalkan potensi domestik, Kemenhan juga menerima uluran bantuan dari negara-negara sahabat guna menuntaskan bencana karhutla.

"Ini saya kira adalah wujud daripada kerja sama antara Kementerian Pertahanan dari berbagai negara sahabat," ujar dia.

Terkini