DINAMIKAUANG.COM — Campus League Badminton Regional Semarang 2026 resmi berakhir setelah lima hari persaingan ketat yang melibatkan 149 mahasiswa atlet dari berbagai kampus di Indonesia. UNS membuktikan dominasinya di kategori perorangan dengan membawa pulang tiga gelar juara sekaligus: ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.
Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) merebut medali emas tunggal putra, sementara Universitas Negeri Semarang (UNNES) menjadi yang terbaik di nomor pertandingan 3 vs 3.
Alfira Deanika, Debut Manis yang Langsung Memberi Gelar untuk UII
Kategori tunggal putri menjadi milik Universitas Islam Indonesia (UII) lewat penampilan Alfira Deanika. Mahasiswi asal Yogyakarta itu tampil impresif di ajang pertamanya dengan mengalahkan unggulan kedua dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA).
"Alhamdulillah saya bisa memberi hasil yang terbaik," ujar Alfira.
Kunci Kemenangan UII di Partai Beregu: Kerja Sama Tim
Di kategori beregu, UII tampil meyakinkan dengan menundukkan UNNES dua game tanpa balas. Sistem skor baru BWF dengan format best of three sets dan target 55 poin kumulatif mewarnai jalannya laga puncak ini.
Kemenangan UII dipastikan oleh pasangan ganda putra Mochammad Billawal Aryo Jatmiko dan Muhammad Danish Maulad Ferary. Jatmiko menegaskan bahwa soliditas tim menjadi faktor utama keberhasilan mereka menembus fase puncak The Nationals di Bandung pada September 2026.
"Alhamdulillah kami bisa menjadi juara dan tidak ada pemain yang cedera. Kunci kemenangan kami ada pada kerja sama tim," kata Jatmiko.
UII melaju ke putaran final bersama tiga semifinalis lain, yakni UNNES, UNS, dan UNESA.
Menjembatani Pendidikan dan Prestasi Bulu Tangkis
CEO Campus League, Ryan Gozali, menyebut ajang ini dirancang untuk menjaga tradisi prestasi bulu tangkis Indonesia. Kompetisi ini menjadi wadah bagi talenta yang belum masuk Pelatnas agar tetap bisa mengasah kemampuan tanpa meninggalkan bangku kuliah.
"Campus League hadir untuk menaungi talenta pebulutangkis agar tidak harus memilih antara olahraga dan pendidikan," jelas Ryan Gozali saat jumpa pers.
Dukungan juga datang dari Wakil Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr.rer.nat. Heru Susanto. Ia menilai kompetisi semacam ini penting sebagai ruang aktivitas positif bagi mahasiswa berprestasi di bidang olahraga.
General Manager Corporate Communications Polytron, Diantika, berharap dukungannya dapat memajukan olahraga nasional dan memperkuat semangat kebersamaan para atlet.
"Kebanggaan tidak hanya lahir dari podium, tetapi juga dari setiap langkah dan perjuangan untuk memberikan yang terbaik bagi negeri," ujar Diantika.