Cabai Rawit Merah Naik 8,58%, Harga Pangan Hari Ini Beragam

Jumat, 28 Agustus 2026 | 20:37:31 WIB
Pedagang memilah cabai merah dan cabai rawit di Pasar [FOTO: NET].

JAKARTA — Tren pergerakan tingkat harga rata-rata pangan nasional yang diperdagangkan di pasar-pasar tradisional pada hari Jumat (28/8/2026) terpantau bergerak bervariasi, dengan lonjakan kenaikan harga paling tajam dan mencolok justru terjadi pada kelompok komoditas cabai. 

Di samping itu, sejumlah komoditas kebutuhan pokok lainnya seperti beras, jajaran produk protein hewani, komoditas gula, hingga minyak goreng turut memperlihatkan pergerakan penyesuaian harga naik.

Merujuk pada catatan data statistik resmi dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) yang dirilis oleh Bank Indonesia, harga pasaran komoditas bawang merah ukuran sedang tercatat mengalami koreksi penurunan sebesar 1,03 persen menjadi senilai Rp38.450 per kilogram.

 Sementara itu, untuk komoditas harga bawang putih ukuran sedang turut menyusul mengalami penurunan sebesar 0,5 persen ke posisi level harga Rp39.950 per kilogram.

Bergeser pada kelompok komoditas beras, struktur harga pasar terpantau bergerak secara beragam. Rinciannya, harga beras kualitas bawah I mengalami kenaikan tipis 0,34 persen menjadi sebesar Rp14.850 per kilogram, sedangkan untuk kategori harga beras kualitas bawah II terpantau tetap stabil bertahan di angka Rp14.650 per kilogram. 

Selanjutnya, besaran harga untuk beras kualitas medium I tidak mengalami pergerakan dan tetap bertahan di level Rp16.500 per kilogram, begitu pula dengan harga beras kualitas medium II yang stabil bertengger di posisi Rp16.300 per kilogram.

Adapun untuk kelompok kategori beras kualitas super I terpantau naik sebesar 0,56 persen menjadi senilai Rp17.850 per kilogram, sementara harga beras kualitas super II mengalami peningkatan sebesar 0,29 persen menjadi Rp17.300 per kilogram.

Lonjakan tingkat kenaikan harga yang jauh lebih signifikan justru terjadi secara masif pada kelompok komoditas cabai. Tercatat harga komoditas cabai merah besar mendaki naik sebesar 2,74 persen menjadi senilai Rp50.600 per kilogram, sementara harga cabai merah keriting melonjak tinggi hingga 4,29 persen menjadi menyentuh angka Rp53.500 per kilogram.

Tren kenaikan serupa juga melanda komoditas cabai rawit hijau yang tercatat meningkat sebesar 4,91 persen menjadi seharga Rp59.850 per kilogram. Di sisi lain, komoditas cabai rawit merah keluar sebagai pencatat rekor tingkat persentase kenaikan paling tinggi di antara seluruh bahan pangan, yakni membukukan lonjakan sebesar 8,58 persen, sehingga mengantarkan harganya menembus level Rp75.950 per kilogram.

Melangkah pada kelompok komoditas protein hewani, harga pasar daging ayam ras segar terpantau mengalami kenaikan sebesar 1,19 persen menjadi senilai Rp42.500 per kilogram. Kenaikan harga turut dialami oleh komoditas daging sapi kualitas I yang meningkat tipis 0,23 persen menjadi Rp151.800 per kilogram, disusul pergerakan harga daging sapi kualitas II yang merangkak naik tipis 0,07 persen menjadi Rp142.600 per kilogram. 

Sementara itu, untuk harga komoditas telur ayam ras segar tercatat mengalami kenaikan sebesar 0,85 persen ke posisi angka Rp29.500 per kilogram.

Beralih pada komoditas sektor gula, harga pasaran gula pasir kualitas premium terpantau mengalami penurunan tipis sebesar 0,25 persen menjadi Rp20.300 per kilogram. Sebaliknya, komoditas gula pasir lokal justru bergerak naik sebesar 0,26 persen menjadi senilai Rp19.050 per kilogram.

Pada kelompok komoditas minyak goreng, harga pasaran minyak goreng curah tercatat mengalami kenaikan sebesar 0,49 persen menjadi Rp20.550 per kilogram. Di sisi lain, harga untuk produk minyak goreng kemasan bermerek I mengalami koreksi penurunan sebesar 0,21 persen menjadi Rp24.250 per kilogram. 

Adapun untuk harga komoditas minyak goreng kemasan bermerek II terpantau stabil tanpa perubahan di kisaran harga Rp23.500 per kilogram.

Secara akumulatif keseluruhan, struktur harga kebutuhan pangan pada hari perdagangan ini menunjukkan tren yang cenderung merangkak naik, dengan tekanan lonjakan harga tertinggi terkonsentrasi secara dominan pada kelompok aneka cabai. 

Komoditas cabai rawit merah memegang rekor persentase kenaikan paling tinggi sebesar 8,58 persen hingga menyentuh level Rp75.950 per kilogram, yang kemudian disusul oleh lonjakan harga cabai rawit hijau sebesar 4,91 persen serta cabai merah keriting sebesar 4,29 persen. Sebaliknya, pergerakan harga yang berlawanan dialami oleh komoditas bawang merah dan bawang putih yang masing-masing kompak mencatatkan penurunan sebesar 1,03 persen dan 0,5 persen.

Terkini