Merdeka Gold Gandeng VGE China Bangun Fasilitas CIL Rp2,5 Triliun

Rabu, 26 Agustus 2026 | 03:57:32 WIB
PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS). (Foto: NET)

JAKARTA - PT Pani Industri Nusantara (PIN) yang merupakan anak usaha PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS), resmi menandatangani kontrak penyediaan mesin, peralatan, serta layanan konsultasi dengan perusahaan asal Tiongkok, Vision Green Energy (Beijing) Tech Co., Ltd. (VGE). 

Kesepakatan ini ditujukan untuk pembangunan fasilitas pengolahan Carbon-in-Leach (CIL) di Tambang Emas Pani dengan estimasi nilai mencapai Rp2,52 triliun.

Berdasarkan data keterbukaan informasi EMAS, nominal transaksi tersebut menyentuh angka RMB1,02 miliar atau setara Rp2,52 triliun menggunakan acuan kurs tengah Bank Indonesia per 31 Maret 2026. Angka ini merepresentasikan 40,26% dari total ekuitas EMAS merujuk pada laporan keuangan konsolidasian interim per tanggal yang sama.

"Dengan nilai tersebut, transaksi antara PIN dan VGE dikategorikan sebagai Transaksi Material karena nilainya melebihi 20% dari ekuitas perseroan," papar manajemen EMAS dalam keterbukaan informasi, Rabu (26/8/2026).

Di dalam kerja sama ini, posisi PIN bertindak selaku pembeli, sementara VGE bertindak sebagai pihak penjual. Kedua belah pihak sepakat mengadakan transaksi jual beli mesin, perangkat pendukung, serta layanan konsultasi operasional demi merealisasikan pembangunan fasilitas pengolahan CIL.

Sebagai kelayakan administratif, EMAS telah mengantongi opini kewajaran transaksi berdasarkan Laporan Penilai Nomor 00103/2.0118-00/BS/02/0520/1/VIII/2026 tertanggal 19 Agustus 2026 yang dikeluarkan oleh KJPP Iskandar & Rekan. 

Dokumen tersebut menyatakan keabsahan dan kewajaran atas rencana pengadaan mesin, peralatan, serta jasa konsultasi untuk fasilitas CIL milik PIN.

Selain jual beli perlatan mekanis, kontrak kerja sama turut mengatur ketentuan layanan konsultasi pendukung beserta mekanisme pemenuhan kewajiban perjanjian yang pada situasi tertentu dapat dieksekusi oleh PIN maupun pihak afiliasinya.

Kolaborasi strategis bersama VGE ini menjadi bagian krusial dari proyek pembangunan fasilitas pengolahan CIL Tambang Emas Pani yang diinisiasi oleh grup Merdeka Gold Resources. 

Fasilitas CIL tersebut direncanakan memiliki kapasitas olah mencapai 12 juta ton per tahun (Mtpa) guna mendampingi infrastruktur *heap leach* yang sudah lebih dulu beroperasi di area Tambang Emas Pani, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.

Pembangunan fasilitas CIL merupakan tonggak penting dalam roadmap ekspansi Tambang Emas Pani. Infrastruktur ini bahkan diproyeksikan mampu menopang peningkatan kapasitas pengolahan hingga menyentuh 24 Mtpa ke depannya.

Sebelumnya, pihak EMAS mengonfirmasi bahwa proses konstruksi fasilitas CIL berjalan sesuai linimasa. Tahapan land clearing telah rampung dan momentum pengecoran beton perdana dijadwalkan mulai awal kuartal IV/2026. 

Disamping fasilitas inti, perseroan juga fokus menggarap infrastruktur pendukung meliputi fasilitas *tailings* serta penambahan suplai daya listrik demi mengoptimalkan performa operasional Tambang Emas Pani.

Terkini