Stasiun Malang Diproyeksikan Layani 28.660 Pelanggan Libur Maulid

Senin, 24 Agustus 2026 | 20:28:31 WIB
Foto pemberangkatan Kereta di Stasiun Malang [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat lonjakan pergerakan pelanggan yang lumayan tinggi pada kurun waktu 21–25 Agustus 2026, bertepatan dengan dimanfaatkannya momen libur peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW oleh publik untuk berpergian menuju dan dari Kota Malang.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menuturkan hingga Minggu (23/8/2026), mengacu data sementara, KAI Daop 8 Surabaya memprediksikan sebanyak 28.660 pelanggan bakal melakukan perjalanan menumpang kereta api dari Stasiun Malang pada rentang 21–25 Agustus 2026.

“Dari total tersebut, sebanyak 13.203 pelanggan diperkirakan berangkat dari Stasiun Malang, sedangkan 15.457 pelanggan tercatat sebagai pelanggan yang tiba,” ujarnya dikutip Minggu (23/8/2026).

Angka ini masih berpeluang merambat naik lantaran transaksi penjualan tiket kereta api, utamanya untuk perjalanan rute jarak jauh, masih terus dibuka.

Tingginya volume mobilitas tersebut membuktikan bahwa armada kereta api senantiasa menjadi salah satu moda transportasi favorit masyarakat guna menunjang aktivitas perjalanan selama momen libur panjang.

Besarnya volume pergerakan penumpang pada kurun 21–25 Agustus 2026 via Stasiun Malang menandakan masyarakat memanfaatkan momen libur Maulid Nabi Muhammad SAW untuk bepergian, baik demi bersilaturahmi bersama keluarga, berwisata, maupun menuntaskan rupa-rupa agenda lainnya.

“Pergerakan pelanggan selama periode 21–25 Agustus 2026 menunjukkan aktivitas perjalanan masyarakat yang cukup signifikan. Kereta api menjadi salah satu pilihan masyarakat karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, dan bebas dari kepadatan lalu lintas di jalan raya,” ujarnya.

Di luar layanan kereta api, kelancaran mobilitas penumpang turut ditopang melalui penyelarasan transportasi publik di lingkungan Stasiun Malang. Pihak KAI terus memacu konektivitas antarmoda lewat integrasi armada kereta api dengan layanan Bus Trans Jatim.

Menurut penjelasannya, integrasi ini diniatkan guna mempermudah penumpang sewaktu melanjutkan perjalanan dari dan menuju Stasiun Malang, sehingga perjalanan menumpangi moda publik terasa kian praktis, efisien, dan saling terhubung.

Guna mengawal kelancaran perjalanan, KAI Daop 8 Surabaya konsisten mengoptimalkan kualitas pelayanan di area stasiun maupun sepanjang perjalanan di dalam kereta. Jajaran petugas disiagakan untuk mengasistensi informasi dan pelayanan kepada penumpang, utamanya pada area dengan tingkat kepadatan yang tinggi.

“Kami mengajak pelanggan untuk merencanakan perjalanan sejak awal, memastikan kembali jadwal dan tiket perjalanan, serta memanfaatkan berbagai layanan KAI yang tersedia. Dengan persiapan yang baik, kami berharap perjalanan pelanggan selama momentum libur Maulid Nabi Muhammad SAW dapat berlangsung aman, nyaman, lancar, dan menyenangkan,” jelas Mahendro.

Ia menggarisbawahi, pihak KAI turut mengimbau para pengguna jasa untuk tiba di stasiun tepat waktu sesuai jadwal serta mencermati informasi perjalanan yang dipublikasikan via saluran resmi KAI. Pelanggan dapat mengoptimalkan aplikasi Access by KAI demi memproses beragam kebutuhan perjalanan, mulai pemesanan tiket, pengecekan jadwal, hingga update informasi perjalanan.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan. Momentum libur ini kami harapkan dapat menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk bepergian dengan nyaman bersama kereta api, sementara KAI akan terus memastikan perjalanan pelanggan tetap aman dan lancar hingga sampai di tujuan,” ucapnya.

Terkini