TPIA Siapkan Rp3,68 T untuk Akuisisi Cycle & Carriage di Asia Tenggara

Jumat, 21 Agustus 2026 | 03:44:01 WIB
logo PT Chandra Asri Pacific Tbk.[FOTO: NET].

JAKARTA – PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) bersiap mengucurkan dana hingga US$207 juta atau senilai Rp3,68 triliun (dengan estimasi kurs Rp17.800 per dolar AS) untuk mengambil alih lini bisnis otomotif Cycle & Carriage di Singapura dan Malaysia.

Melalui keterbukaan informasi di Bursa Singapura, manajemen Jardine Cycle & Carriage Limited memaparkan aksi pengalihan tersebut bakal mendatangkan potensi keuntungan mencapai US$221 juta atau bernilai Rp3,93 triliun bagi perseroan.

”Estimasi harga pembelian atas Aset yang Dijual yang akan dibayarkan secara tunai oleh Pembeli kepada Perseroan pada saat penyelesaian transaksi adalah sekitar S$265 juta atau sekitar US$207 juta. Transaksi yang diusulkan tersebut akan menghasilkan keuntungan dari pelepasan aset sekitar US$221 juta,” kata manajemen dikutip Jumat (21/8/2026).

Pihak JC&C menerangkan bahwasanya pelepasan unit bisnis otomotif ini difokuskan guna mendongkrak imbal hasil bagi para pemegang saham berbekal pengelolaan portofolio aktif dan alokasi modal yang terukur. 

Di samping itu, transaksi ini memfasilitasi perseroan merengkuh value dari lini usaha Cycle & Carriage berbarengan dengan fokus grup pada pasar inti di Indonesia lewat PT Astra International Tbk. (ASII) dan di Vietnam melalui Truong Hai Group Corporation, Refrigeration Electrical Engineering Corporation, atau Vietnam Dairy Products Joint Stock Company.

“Secara keseluruhan, Transaksi yang Diusulkan memungkinkan JC&C merealisasikan nilai dari bisnis Cycle & Carriage seiring dengan fokus kami pada pasar inti di Indonesia dan Vietnam, serta memberikan hasil yang positif bagi pemegang saham, sekaligus menempatkan Cycle & Carriage pada posisi yang tepat untuk terus berkembang di bawah pemilik barunya,” tegasnya.

Pihak manajemen TPIA dalam keterbukaan informasi mengemukakan perseroan telah memaraf Conditional Sales and Purchase Agreement terkait rencana pengambilalihan ini. Langkah ekspansi ini dipandang sebagai pijakan penting grup demi mengakselerasi penetrasi di tingkat regional.

Presiden Direktur Chandra Asri Group Erwin Ciputra menegaskan strategi ini juga menjadi bagian dari rencana jangka panjang grup untuk membangun platform terintegrasi pada sektor energi, infrastruktur, serta mobilitas di kawasan Asia Tenggara.

“Rencana akuisisi Cycle & Carriage akan menjadi tonggak penting lainnya dalam transformasi Chandra Asri Group menjadi penyedia solusi energi & kimia, infrastruktur, dan mobilitas terkemuka di kawasan. Cycle & Carriage memiliki sejarah yang kuat, merek-merek terpercaya, serta tim yang berpengalaman. 

Kami berharap dapat mendukung bisnis ini dalam fase pertumbuhan berikutnya, sekaligus terus melayani pelanggan dan mitra dengan kualitas dan keandalan yang selama ini mereka harapkan,” katanya dalam keterbukaan informasi, Jumat (21/8/2026).

Pengambilalihan ini dinilai menyajikan landasan yang kokoh bagi TPIA dalam memperluas keterlibatannya di sepanjang rantai nilai mobilitas, sekaligus melengkapi portofolio bisnis energi dan ritel yang sudah berjalan di Singapura. Langkah ini sejalan pula dengan ekspansi Chandra Asri di Singapura, termasuk melalui transaksi akuisisi jaringan stasiun pengisian bahan bakar ritel bermerek Esso.

Terkini