Skincare Pria Praktis Cukup 3 Produk Saja Menurut Dokter Kulit

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:29:32 WIB
Ilustrasi pria memakai sunscreen [FOTO: NET].

JAKARTA - Merawat dan memelihara kesehatan kulit pun sanggup dimulai dari kebiasaan simpel yang dijalankan secara konsisten tanpa mesti mengeluarkan biaya besar guna membeli aneka macam produk. 

Dokter spesialis kulit dan kelamin serta Penanggung Jawab Klinik Evitderma Cabang Pondok Indah, dr. Reeza Edward Y, SpDVE memaparkan bahwa perawatan kulit pria pada intinya dapat kembali pada kebutuhan paling mendasar.

“Sebagai seorang pria, otomatis kami juga wajib untuk memperhatikan kesehatan kulit. Nah, kalau saya juga kebetulan nggak terlalu senang ribet ya, jadi kami, prinsipnya adalah kami kembali ke basic skincare,” ungkap dr. Reeza kepada Kompas.com dalam acara ulang tahun ke-19 Evitderma di Evitderma Hang Lekir pada Rabu (19/8/2026).

Facial wash Skincare dasar untuk pria terdiri atas tiga produk utama, yakni facial wash, moisturizer, serta sunscreen. Ketiganya mengemban fungsi berlainan yang saling melengkapi satu sama lain guna merawat kondisi kulit sehari-hari.

“Basic skincare kan cuma ada tiga. Satu, facial wash yang gentle, karena kulit saya agak-agak sensitif,” sebut dr. Reeza.

Apabila bingung menentukan facial wash yang harus dipakai, dr. Reeza menganjurkan pembersih wajah yang lembut untuk mengangkat kotoran tanpa menjadikan kulit terasa semakin kering atau tertarik. Facial wash menjadi tahap awal dalam rutinitas yang paling esensial lantaran bertugas membersihkan kotoran yang menempel pada wajah selama beraktivitas.

Moisturizer Berikutnya, terdapat moisturizer yang berkhasiat membantu merawat kelembapan kulit. Untuk pelembap ini, dr. Reeza menuturkan dirinya lebih sering memakainya pada malam hari. Pemilihan produknya pun tidak perlu terlalu kompleks, khususnya bagi pemilik kulit sensitif.

“Biasanya saya pakai hanya malam. Itu pun moisturizers yang gentle, yang non-fragrance, yang hypoallergenic, untuk memperbaiki dehidrasi kulit setelah seharian aktivitas di luar,” jelasnya.

Seleksi produk tanpa pewangi serta bersifat hypoallergenic menjadi pertimbangan krusial, terkhusus bagi kulit yang gampang mengalami iritasi. Pengaplikasian moisturizer pada malam hari pun sanggup dilakukan guna membantu kulit memulihkan kelembapannya seusai terpapar bermacam faktor lingkungan sepanjang hari.

Sunscreen Jika ada satu produk yang menurut dr. Reeza paling krusial dalam rangkaian skincare pria, jawabannya adalah sunscreen. Produk ini dipakai untuk membantu melindungi kulit dari terpaan sinar ultraviolet (UV) yang menjadi salah satu pemicu utama penuaan pada kulit.

“Dan yang ketiga, yang terpenting adalah sunscreen. Karena kami harus melindungi kulit dari faktor-faktor utama yang menyebabkan penuaan, yaitu UV,” tutur dr. Reeza.

Ia menyarankan sunscreen dengan SPF minimal 30 sampai 50 serta mempunyai proteksi broad spectrum. Proteksi broad spectrum mengindikasikan bahwa produk tersebut memberikan perlindungan terhadap UVA sekaligus UVB.

Bahan aktif dapat ditambahkan sesuai kebutuhan kulit Manakala basic skincare telah terpenuhi, barulah perawatan dapat diteruskan dengan kandungan bahan aktif tertentu, terutamanya untuk rutinitas malam hari. Dr. Reeza menyebut turunan vitamin A dan vitamin C sebagai zat aktif yang telah mempunyai bukti ilmiah dalam perawatan kulit.

“Di luar itu, terutama untuk malam, untuk proses recovery, biasanya saya mengkombinasikan produk dengan bahan aktif yang sudah terbukti secara ilmiah, seperti turunan vitamin A, yaitu tretinoin, dan vitamin C,” pungkasnya.

Apabila tidak yakin kandungan aktif apa yang sanggup dipakai untuk keperluan kulit pribadi, masyarakat bisa berkonsultasi kepada dokter kulit demi menghindari pemilihan produk yang tidak selaras dengan kondisi kulit serta berpotensi memicu iritasi.

Terkini