Saham JARR, PGUN, dan FAST Melonjak di Tengah Kinerja Semester I

Selasa, 18 Agustus 2026 | 01:09:32 WIB
Logo PT Jhonlin Agro Raya Tbk. (JARR) [FOTO: NET].

JAKARTA - Saham emiten yang terafiliasi dengan pengusaha asal Kalimantan Selatan, Samsudin Andi Arsyad alias Haji Isam, melesat tinggi pada hari ini di tengah variasi capaian kinerja keuangan pada semester I/2026.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) sampai penutupan perdagangan sesi I, Selasa (18/8/2026), saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk. (JARR) mendominasi penguatan usai melompat 24,88% ke level Rp2.510 per saham. Kenaikan itu disusul emiten penyedia jasa logistik batu bara PT Dana Brata Luhur Tbk. (TEBE) yang meroket 22,91% menuju posisi Rp1.690 per saham.

Berikutnya, saham emiten perkebunan kelapa sawit PT Pradiksi Gunatama Tbk. (PGUN) turut menguat 19,93% ke level Rp9.175 per saham, sedangkan pengelola jaringan gerai KFC, PT Fast Food Indonesia Tbk. (FAST) naik 8,79% ke Rp520.

Walaupun harga saham deretan emiten grup tersebut kompak melaju pesat, laporan kinerja keuangan terbaru pada semester I/2026 menampilkan capaian yang beragam.

Berdasarkan publikasi riset BRI Danareksa Sekuritas, JARR membukukan laba bersih senilai Rp159 miliar pada semester I/2026. Realisasi ini tergerus sebesar 1,2% secara tahunan (year on year/YoY) dari posisi Rp161 miliar.

Depresiasi laba bersih lebih tajam dialami PGUN. Perseroan meraup laba bersih senilai Rp44 miliar pada paruh pertama 2026, atau merosot 47,0% YoY jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp83 miliar.

Kondisi serupa dialami TEBE yang membukukan penurunan laba bersih sebesar 26,2% secara tahunan menjadi Rp20 miliar pada semester I/2026, dari sebelumnya Rp27,1 miliar pada semester I/2025.

Sementara itu, FAST memperlihatkan perbaikan performa dengan sukses memangkas kerugian secara signifikan. Pengelola jaringan KFC tersebut mengantongi rugi bersih sebesar Rp57 miliar pada semester I/2026. Angka tersebut menyusut 59,0% YoY dibandingkan periode semester I/2025 yang mencatatkan rugi bersih sebesar Rp139 miliar.

Terkini