President Prabowo Puji TNI dan Polri Berkat Langkah Cepat Tanpa Instruksi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:48:02 WIB
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: NET)

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memberikan pujian kepada jajaran TNI dan Polri yang sudah mengambil langkah proaktif menjalankan bermacam pembangunan bagi warga sebelum memperoleh perintah langsung dari pemerintah. 

Hal tersebut diungkapkan Prabowo saat meresmikan 3.395 jembatan yang dibangun TNI serta Polri dan 3.000 sumber air bersih yang dibangun TNI Angkatan Darat (AD) di Istana Merdeka, Kamis (13/8/2026). 

Prabowo menyatakan dirinya telah memantau berbagai langkah awal yang dikerjakan jajaran TNI sejak beberapa tahun lalu. Bahkan, ia mengungkapkan sejumlah program itu telah berjalan sebelum dirinya memberikan instruksi.

“Saudara-saudara telah berinisiatif sebelum sesungguhnya saya memberi instruksi. Saudara-saudara sudah bekerja,” ujar Prabowo dalam pidatonya, Kamis (13/8/2026).

Menurut Prabowo, inisiatif tersebut memperlihatkan bahwa jajaran TNI dan Polri memahami esensi pengabdian kepada masyarakat. Ia menilai para prajurit serta anggota kepolisian tidak sekadar menjalankan tugas harian, tetapi juga berusaha memberikan manfaat nyata bagi rakyat. 

Prabowo secara khusus menyampaikan penghargaan kepada Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Ia menyebut dirinya telah memantau rekam jejak Maruli bahkan sebelum mengemban tugas sebagai KSAD.

“Jenderal Maruli, sebelum menjadi Kasad, sebelum menjabat jabatan yang tertinggi di Angkatan Darat, saya telah monitor saudara mengambil inisiatif-inisiatif yang baik,” kata Prabowo.

Menurutnya, bermacam wujud pengabdian yang dijalankan oleh prajurit dan pejabat pada akhirnya akan dikenang oleh publik. Oleh karena itu, ia menganggap prestasi serta dedikasi menjadi unsur krusial dalam lintasan karier seorang pemimpin.

“Semua perbuatan baik, semua pengabdian yang baik, oleh pribadi, oleh pejabat, oleh pemimpin, itu sesungguhnya dimonitor, dipantau, dicatat, diingat oleh rakyat,” tegasnya.

Prabowo lalu menghubungkan rekam jejak tersebut dengan posisi Maruli sebagai orang nomor satu di TNI AD. Ia memandang pencapaian itu pantas didapat berlandaskan hasil kerja serta pengabdian yang sudah dikerjakan.

“Karena itu juga saya kira bahwa seorang prajurit seperti Maruli Simanjuntak menjadi perwira, pejabat tertinggi di Angkatan Darat, ya, itu pantas atas hasil karya dan pengabdiannya,” ujar Prabowo.

Hal senada turut diutarakan Prabowo perihal Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Menurut dia, posisi tertinggi di dalam struktur kepolisian tersebut adalah wujud dari prestasi, dedikasi, serta kapabilitas.

“Saya juga yakin Jenderal Polisi Listyo, mencapai puncak tertinggi di kepolisian, itu pantas karena prestasi, pengabdian, dan kemampuannya,” katanya.

Dalam momen tersebut, Prabowo menyatakan, pembangunan ribuan jembatan dan titik air bersih menjadi manifestasi nyata keterlibatan TNI serta Polri dalam menolong masyarakat. 

Sebanyak 3.395 jembatan yang didirikan TNI dan Polri serta 3.000 titik air bersih yang dibangun TNI AD tersebut diperuntukkan guna membantu warga, khususnya mereka yang berada di daerah pelosok. 

Prabowo menyampaikan pembangunan itu menghadirkan pengaruh langsung terhadap kesejahteraan warga. Jembatan, sebagai contoh, mampu memperlancar mobilitas penduduk yang mulanya harus berjalan kaki selama berjam-jam. 

 Sementara itu, sumber air bersih menolong warga yang sebelumnya kesulitan mendapatkan air. Menurut Prabowo, kontribusi tersebut sekaligus membuktikan bahwa TNI dan Polri mempunyai fungsi krusial dalam menyajikan pelayanan serta pengabdian bagi publik.

“Ini bukti bahwa sungguh-sungguh TNI adalah Tentara Rakyat dan Polri sungguh-sungguh adalah Polisi Rakyat,” ujar Prabowo.

Terkini