Bandara Soekarno-Hatta Layani 25,9 Juta Penumpang Selama Semester I 2026

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:41:32 WIB
PT Angkasa Pura Indonesia (Persero). (Foto: NET)

JAKARTA - PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourneyAirports lewat Kantor Cabang Bandar Udara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, telah melayani 25,9 juta pelintas pesawat domestik serta luar negeri sepanjang kurun semester pertama tahun 2026.

Kepala Pimpinan Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta Heru Karyadi di Tangerang, hari Jumat, mengutarakan bahwa dari total 25,9 juta pelintas tersebut menjelma menjadi terbanyak kedua guna keterhubungan penerbangan bagi bandar udara di kawasan Asia Tenggara.

"Berdasarkan laporan Official Airline Guide (OAG) Southeast Asia Aviation Market edisi Juli 2026, Bandara Soetta menempati peringkat kedua sebagai bandara tersibuk di Asia Tenggara berdasarkan kapasitas kursi penerbangan terjadwal (scheduled seat capacity), dengan sekitar 3,32 juta kursi atau meningkat 3,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu," katanya menjelaskan.

Pimpinan tersebut menuturkan dengan tingginya keterhubungan yang terdata selama bulan Januari hingga Juni 2026 dengan total layanan 25,9 juta pelintas beserta 177.724 pergerakan angkutan udara.

"Dari total penumpang tersebut, 17,55 juta merupakan penumpang domestik dan 8,35 juta merupakan penumpang internasional," ujar dia.

Lebih lanjut sang pimpinan mengemukakan sampai detik ini Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta telah melayani 70 perusahaan penerbangan yang menyambungkan Nusantara bersama 202 tujuan, berisikan 130 trayek luar negeri serta 72 trayek dalam negeri.

"Jaringan penerbangan tersebut terus memperkuat peran Soekarno-Hatta sebagai simpul konektivitas nasional sekaligus salah satu hub penerbangan terpenting di kawasan Asia," ujar dia.

Heru memaparkan dari tingginya angka keterhubungan penerbangan tersebut menjelma menjadi penanda bahwa Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta terus maju sebagai pelabuhan udara yang mengemban fungsi krusial di dalam menopang perpindahan khalayak di bumi.

"Di balik capaian tersebut, terdapat tanggung jawab yang semakin besar untuk memastikan setiap pertumbuhan trafik diikuti dengan peningkatan kapasitas, kualitas pelayanan, serta pengalaman perjalanan yang semakin baik bagi seluruh pengguna jasa," kata dia.

Laporan OAG Southeast Asia Aviation Market terbitan Juli 2026 mengabarkan Port Udara Internasional Changi Singapura bertransformasi sebagai pelabuhan udara terpadat berlandaskan daya muat kursi penerbangan terjadwal yang menyentuh angka 3,56 juta kursi, sementara pada peringkat ketiga yakni Port Udara Internasional Kuala Lumpur Malaysia bersama 3,15 juta kursi.

Pada ranking keempat diduduki Port Udara Internasional Suvarnabhumi Bangkok Thailand bersama 2,9 juta kursi, kelima terdapat Port Udara Internasional Ninoy Aquino Manila Filipina sebanyak 2,62 juta kursi, keenam Port Udara Internasional Ho Chi Minh City Vietnam sebanyak 2,31 juta kursi, sementara pada peringkat ketujuh Port Udara Internasional Hanoi Vietnam sebanyak 2,21 juta kursi.

Posisi kedelapan yaitu Port Udara Internasional Don Mueang Bangkok Thailand bersama besaran 2,08 juta kursi, diramaikan oleh Port Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali pada peringkat kesembilan bersama besaran 1,3 juta kursi, serta pada peringkat kesepuluh yakni Port Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar bersama besaran kursi 953.513.

Terkini