Harga Pangan 5 Agustus 2026: Cabai Rawit dan Daging Sapi Alami Kenaikan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:08:01 WIB
Ilustrasi cabai rawit hijau dan merah [FOTO: NET].

JAKARTA - Pergerakan harga komoditas pangan nasional yang dijajakan di pasar-pasar tradisional pada hari Rabu (5/8/2026) menunjukkan adanya variasi fluktuasi yang beragam. Sejumlah bahan pokok tercatat mengalami koreksi kenaikan tipis, sementara di sisi lain harga komoditas bawang serta beberapa produk hortikultura terpantau masih melanjutkan tren pelemahan.

Merujuk pada paparan data yang dihimpun dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia per Rabu (5/8/2026), tingkat harga komoditas beras terpantau berada dalam kondisi yang cenderung stabil. 

Kategori beras kualitas bawah I mendulang kenaikan sebesar 0,34 persen hingga menyentuh angka Rp14.800 per kilogram, sedangkan beras kualitas bawah II tetap bertahan di posisi Rp14.600 per kilogram.

Selanjutnya, untuk beras dengan kategori kualitas medium I mencatatkan kenaikan sebesar 0,3 persen menjadi Rp16.450 per kilogram dan beras kualitas medium II naik sebesar 0,31 persen ke level Rp16.250 per kilogram. 

Sementara itu, komoditas beras kualitas super I tidak mengalami perubahan harga atau tetap stabil di angka Rp17.700 per kilogram, sedangkan beras kualitas super II merangkak naik 0,29 persen menjadi Rp17.200 per kilogram.

Bergeser ke kelompok komoditas bawang, harga pasaran bawang merah ukuran sedang terpantau turun sebesar 1,98 persen hingga mendarat di angka Rp39.700 per kilogram. Demikian pula dengan harga komoditas bawang putih ukuran sedang yang turut mengalami penurunan sebesar 0,72 persen menjadi Rp41.650 per kilogram.

Untuk kelompok komoditas aneka cabai, harga jual cabai merah besar melandai turun sebesar 1,5 persen menjadi Rp49.150 per kilogram, sebaliknya harga cabai merah keriting justru mengalami kenaikan sebesar 3,31 persen ke level Rp49.900 per kilogram.

Pada jenis cabai lainnya, harga cabai rawit hijau merangkak naik tipis 0,29 persen menjadi Rp51.950 per kilogram, sementara lonjakan paling signifikan terjadi pada komoditas cabai rawit merah yang melesat tinggi sebesar 6,41 persen hingga menyentuh harga Rp58.900 per kilogram.

Pergerakan harga pada kelompok komoditas minyak goreng terpantau bervariasi. Harga minyak goreng jenis curah mengalami kenaikan sebesar 0,49 persen menjadi Rp20.500 per liter. Untuk minyak goreng kemasan bermerek I terpantau stabil di angka Rp24.350 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek II mengalami kenaikan sebesar 0,43 persen hingga bertengger di level Rp23.550 per liter.

Beralih ke komoditas gula, harga jual gula pasir kualitas premium mencatatkan kenaikan sebesar 0,25 persen menjadi Rp20.350 per kilogram, sementara gula pasir kategori lokal ikut naik tipis 0,26 persen ke posisi Rp19.150 per kilogram.

Masuk ke kelompok komoditas protein hewani, harga daging sapi kualitas I terpantau naik sebesar 0,56 persen menjadi Rp151.900 per kilogram, diikuti oleh kenaikan harga daging sapi kualitas II sebesar 0,85 persen yang menjadi Rp142.950 per kilogram.

Di samping itu, harga pasaran daging ayam ras segar turut mengalami kenaikan sebesar 0,75 persen hingga menembus angka Rp40.150 per kilogram, sedangkan harga komoditas telur ayam ras segar justru mencatatkan penurunan tipis 0,34 persen ke level Rp29.550 per kilogram.

Secara akumulatif keseluruhan, pergerakan harga pangan pada hari ini terpantau berada dalam koridor yang relatif stabil. Tren kenaikan harga paling dominan menimpa komoditas cabai rawit merah, daging sapi, serta daging ayam, berbanding terbalik dengan harga komoditas bawang merah, bawang putih, cabai merah besar, dan telur ayam yang terpantau masih mengalami penurunan.

Terkini