Pemerintah Daerah Tertibkan Pagar yang Terpasang di Sejumlah Mal

Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:28:02 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago mengonfirmasi bahwa pihak kepala daerah telah menginstruksikan para pengelola pusat perbelanjaan untuk segera membongkar pagar-pagar yang sempat terpasang di beberapa mal.

Tindakan pembongkaran pagar tersebut dijalankan atas dasar beberapa pertimbangan, salah satunya karena didapati adanya pelanggaran terhadap perizinan tertentu.

"Kami tidak mau menyebutkan mal yang mana ya, tetapi kira-kira pemerintah daerah setempat sudah melakukan penertiban itu," kata Djamari saat jumpa pers di Gedung Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Kendati demikian, Djamari tidak memaparkan secara mendetail perizinan jenis apa yang dilanggar oleh pihak pengelola.

Menurut pandangannya, pemasangan pagar tersebut sama sekali tidak berhubungan dengan upaya pengamanan terhadap potensi aksi anarkis yang dikabarkan berlangsung sepanjang Agustus 2026 ini, melainkan semata-mata demi kebutuhan pengamanan internal mal secara umum.

"Jadi, semuanya itu adalah kepentingan keamanan dari mereka sendiri dan itu pun sudah dianggap tidak memenuhi izin seperti yang dilakukan oleh beberapa tempat," ujarnya.

Atas dasar itu, Djamari menghimbau segenap warga agar tetap tenang serta menyerahkan urusan jaminan keamanan sepenuhnya kepada pihak pemerintah.

Sebagai catatan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebelumnya telah menegaskan bahwa situasi ibu kota berada dalam kondisi aman, sehingga meminta kepada pengelola mal dan gedung perkantoran agar segera mencopot pagar pembatas yang baru dipasang karena tidak ada urgensi untuk merasa cemas secara berlebihan.

"Berkaitan dengan pemasangan pagar, kami juga mengamati. Mungkin bagian dari kekhawatiran, tetapi nanti pada saatnya pasti kami akan minta untuk pagar-pagar itu dilepas kembali," kata Gubernur DKI Pramono Anung di Blok M Hub Jakarta, Jumat (31/7).

Pramono memberikan perhatian khusus terhadap fenomena tersebut dan mengaitkannya dengan memori demonstrasi serta kerusuhan yang sempat terjadi pada Agustus 2025 silam.

Ia menyampaikan bahwa pihaknya akan terus bersinergi bersama jajaran TNI, Polri, serta unsur penegak hukum lainnya guna mengawal stabilitas keamanan serta ketertiban di wilayah Jakarta.

"Mudah-mudahan Jakarta selalu aman, nyaman, dan membuat kegembiraan bagi siapa pun yang ada untuk menikmati Jakarta seperti hari ini kami semua menikmati Blok M," ucapnya.

Di sisi lain, Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) memberikan penjelasan bahwa pemasangan pagar di berbagai pusat perbelanjaan, termasuk kawasan Jakarta, merupakan langkah dalam rangka merawat ketertiban umum.

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja menuturkan bahwa praktik pemasangan pagar bukanlah hal asing dan sebagian besar pusat perbelanjaan bahkan sudah dilengkapi pagar sejak pertama kali didirikan.

Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa keberadaan pagar tersebut turut difungsikan sebagai pembatas tegas antara kawasan mal dengan fasilitas publik, termasuk berfungsi sebagai ruang alternatif untuk menyuarakan aspirasi di muka umum.

Berdasarkan tinjauan langsung di lapangan, tampak sebuah pagar anyar dengan panjang mencapai 100 meter serta ketinggian 2,5 meter berdiri membentang di depan pusat perbelanjaan Kota Kasablanka (Kokas), Jakarta Selatan.

Pagar berona abu-abu tersebut diletakkan pada area dekat akses masuk utama kendaraan roda empat yang menghadap langsung ke Jalan Raya Casablanca.

Sebelumnya, sempat viral di lini masa media sosial tatkala sejumlah pusat perbelanjaan di berbagai kota besar, seperti Surabaya dan Jakarta, secara bersamaan memasang pagar pengaman.

Terkini

Prediksi Asmara 12 Shio Sepanjang 2026

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:37:01 WIB

Bangkitnya PMI, Tantangan Penyerapan Tenaga Kerja

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:24:02 WIB