Dorong Pariwisata Berkualitas, Komisi VII DPR Soroti Belanja Wisman

Rabu, 05 Agustus 2026 | 18:38:02 WIB
Anggota Komisi VII DPR RI Putra Nababan. [FOTO: NET].

JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR RI Putra Nababan mendorong penguatan pariwisata berkualitas supaya peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara turut diiringi kenaikan nilai belanja yang menghadirkan dampak ekonomi lebih besar bagi warga.

Putra Nababan di Jakarta, Rabu, mengutarakan bahwa pencapaian kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang semester I 2026 layak diapresiasi, kendati upaya penggenjotan mutu sektor pariwisata tetap dibutuhkan.

"Kami tentu mengapresiasi capaian kunjungan wisman selama semester I 2026. Angka 1,39 juta kunjungan di bulan Juni yang naik tipis dari bulan sebelumnya membuktikan bahwa Indonesia masih menjadi destinasi yang diminati," kata Putra.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul rilis data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat angka kunjungan wisman ke tanah air pada Juni 2026 menyentuh 1,39 juta kunjungan atau mengalami kenaikan tipis dibanding bulan sebelumnya. Akan tetapi, rata-rata pengeluaran pelancong justru menunjukkan tren penurunan.

Berdasarkan pandangan Putra, data BPS turut memaparkan bahwa kunjungan wisatawan mancanegara secara tahunan melemah 2,15 persen, sedangkan rerata pengeluaran per kunjungan berada pada kisaran 1.285 dolar Amerika Serikat.

"Data ini harus menjadi lampu kuning bagi kami. Peningkatan jumlah wisatawan belakangan ini ternyata belum sepenuhnya diikuti oleh peningkatan nilai ekonomi riil di lapangan. Kalau turisnya banyak tapi belanjanya sedikit, dampak ekonomi bagi masyarakat dan UMKM di sekitar destinasi tidak akan maksimal," ujarnya.

Ia memandang situasi tersebut sebagai momentum krusial guna memperkokoh implementasi konsep pariwisata berkualitas lewat perbaikan mutu destinasi, standar pelayanan, serta pengalaman berwisata.

Lebih lanjut, Putra mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk meningkatkan kelengkapan amenitas, infrastruktur pendukung, serta kebersihan kawasan wisata demi mengatrol daya saing destinasi lokal.

Di samping itu, ia menilai penyelenggaraan agenda skala internasional beserta perumusan paket wisata tematik—seperti ekowisata, wisata kebugaran, hingga wisata budaya—mampu menjadi strategi efektif guna memperpanjang durasi tinggal wisatawan di Indonesia.

Ia turut mengusulkan agar strategi promosi pariwisata digarap lebih terarah dengan membidik negara-negara asal wisman berdaya beli tinggi, disertai langkah pengintegrasian produk UMKM ke dalam ekosistem pariwisata secara menyeluruh.

"Kami tidak ingin Indonesia hanya menjadi destinasi massal yang murah. Pariwisata kami harus naik kelas. Strateginya harus segera diperkuat agar lama tinggal dan nilai belanja wisman terus meningkat, sejalan dengan terjaganya kelestarian destinasi wisata kami," kata Putra.

Terkini

Prediksi Asmara 12 Shio Sepanjang 2026

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:37:01 WIB

Bangkitnya PMI, Tantangan Penyerapan Tenaga Kerja

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:24:02 WIB