Kemenko Pangan Gandeng Mitra Luar Negeri untuk Ketahanan Pangan

Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:24:32 WIB
Kemenko Pangan Perkuat Kerja Sama Kelautan Dukung Ketahanan Pangan [FOTO: NET].

JAKARTA - Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan menggembleng tata kelola sumber daya maritim lewat penandatanganan lima dokumen kerja sama bersama mitra dalam negeri maupun mancanegara guna menyokong ketahanan pangan berbasis kelautan.

Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Kemenko Pangan Dandy Satria Iswara menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor dibutuhkan demi merealisasikan pengelolaan sumber daya maritim yang inovatif, berkelanjutan, serta mendatangkan manfaat bagi publik.

“Kerja sama dengan berbagai mitra diharapkan mampu mempercepat implementasi berbagai program strategis di sektor kelautan dan perikanan,” kata Dandy dalam keterangan resmi diterima di Jakarta, Selasa.

Lima dokumen yang disahkan pada Senin (3/8) itu mencakup dua surat pernyataan kehendak atau Letter of Intent (LoI) beserta tiga perjanjian kerja sama. Penandatanganan tersebut melibatkan Stanford Center for Ocean Solutions, Indonesia Ocean Justice Initiative (IOJI), hingga CAiT Engineering Co Ltd.

LoI pertama mengatur sinergi antara Kemenko Pangan dan Stanford Center for Ocean Solutions mengenai penyatuan pangan akuatik atau blue foods ke dalam sistem pangan berkelanjutan.

Stanford Center for Ocean Solutions menegaskan komitmennya mendukung pengembangan solusi berbasis sains pada pengelolaan sumber daya kelautan serta penguatan ketahanan pangan lewat penyatuan pangan akuatik.

Selanjutnya, LoI kedua disepakati Kemenko Pangan bersama CAiT Engineering Co Ltd mengenai studi kelayakan awal kemitraan karbon biru di ekosistem dataran pasang surut Indonesia-Korea.

Menurut Dandy, kolaborasi itu ditujukan guna menopang pengembangan ekonomi biru dan optimalisasi ekosistem pesisir secara berkelanjutan lewat inisiatif karbon biru.

Di samping itu, Kemenko Pangan dan IOJI meneken tiga perjanjian kerja sama terkait pengawasan pelaksanaan Rencana Aksi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan), penyusunan Profil Nelayan Nusantara dan Pilar Kesejahteraan Nelayan, serta efisiensi distribusi bahan bakar minyak bersubsidi untuk nelayan.

“Ketiga kerja sama tersebut diharapkan mampu memperkuat tata kelola sektor kelautan dan perikanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui pemanfaatan data, penguatan kebijakan, dan peningkatan efektivitas program pemerintah,” ujar Dandy.

Agenda penandatanganan turut diikuti perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Badan Pusat Statistik (BPS), Stanford Center for Ocean Solutions, IOJI, Blue Arc Global, serta CAiT Engineering Co Ltd.

Lewat lima kerja sama tersebut, Kemenko Pangan menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola sumber daya maritim yang berkelanjutan, menopang ekonomi biru, dan memperkokoh ketahanan pangan nasional.

Terkini