Cara Introvert Membangun Networking dengan Percaya Diri

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 21:20:01 WIB
7 Tips Networking untuk Introvert Tanpa Banyak Basa-basi [FOTO: NET].

JAKARTA - Banyak orang beranggapan bahwa networking hanya cocok dilakukan oleh mereka yang supel, pandai berbasa-basi, dan nyaman berbicara dengan banyak orang. Pandangan tersebut kerap membuat introvert merasa kurang percaya diri saat membangun relasi profesional.

Padahal, menjadi seorang introvert bukan berarti tidak dapat memiliki jaringan yang luas.

Sebaliknya, karakter introvert yang cenderung menjadi pendengar yang baik serta menyukai percakapan yang lebih mendalam justru dapat menjadi kelebihan dalam membangun hubungan yang bermakna.

Menurut Managing Partner di Shapiro Negotiations Institute, Andres Lares, introvert memiliki cara berbeda dalam menjalani networking dibandingkan ekstrovert.

"Networking memengaruhi introvert secara berbeda karena energi mereka terkuras, bukan bertambah, setelah banyak berinteraksi secara sosial. Namun, introvert sering kali unggul dalam tahap menggali informasi karena mereka cenderung menjadi pendengar yang baik dan mengajukan pertanyaan yang bermakna," ujar Lares, Sabtu (1/8/2026).

Lantas, bagaimana cara membangun networking jika Anda seorang introvert?

Tips membangun networking bagi introvert

1. Utamakan kualitas dibanding jumlah relasi

Salah satu kekeliruan yang sering dilakukan saat networking adalah berusaha mengenal sebanyak mungkin orang dalam waktu singkat. Menurut Lares, introvert tidak perlu memaksakan diri untuk berbincang dengan seluruh peserta dalam sebuah acara.

Sebaiknya, fokuslah pada beberapa orang yang memang ingin dikenal lebih dekat. Percakapan yang hangat dan mendalam umumnya akan lebih berkesan dibanding sekadar bertukar kartu nama dengan banyak orang.

2. Maksimalkan kemampuan mendengarkan

Banyak orang menganggap networking identik dengan kemampuan berbicara. Padahal, kemampuan mendengarkan menjadi salah satu keterampilan yang paling dihargai.

Lares menyarankan untuk menerapkan prinsip probe, yaitu mengajukan pertanyaan yang menunjukkan ketertarikan tulus kepada lawan bicara sebelum mulai menceritakan diri sendiri. Dengan cara ini, percakapan akan terasa lebih alami dan tidak terkesan hanya mencari keuntungan.

3. Siapkan topik pembicaraan sebelum menghadiri acara

Merasa gugup sebelum mengikuti seminar atau acara komunitas merupakan hal yang wajar, terutama bagi introvert. Untuk mengurangi rasa cemas, lakukan persiapan lebih dulu.

Cari informasi mengenai pembicara, tema acara, atau peserta yang ingin ditemui. Persiapan sederhana tersebut dapat meningkatkan rasa percaya diri ketika memulai percakapan.

4. Buat target yang realistis

Networking tidak harus diakhiri dengan mengenal banyak orang. Daripada memaksakan diri berbicara dengan banyak peserta, cobalah menetapkan target sederhana, misalnya melakukan percakapan bermakna dengan dua atau tiga orang selama acara berlangsung.

Pendekatan tersebut membuat proses networking terasa lebih ringan dan tidak terlalu menguras energi.

5. Tampilkan diri apa adanya

Pendiri Brown Leadership sekaligus pakar karier dan kepemimpinan, Kimberly Brown, menjelaskan bahwa networking pada dasarnya merupakan proses membangun hubungan profesional yang saling menguntungkan.

Karena itu, tidak perlu berpura-pura menjadi sosok lain agar diterima. Menunjukkan kepribadian yang autentik justru membantu menciptakan hubungan yang lebih tulus dan bertahan lama.

6. Bangun hubungan secara bertahap

Networking bukan aktivitas yang selesai dalam satu kali pertemuan. Setelah berkenalan, hubungan dapat dijaga dengan mengirim pesan singkat, memberikan ucapan selamat atas pencapaian seseorang, atau sesekali berdiskusi mengenai topik yang sama-sama diminati.

Relasi yang dirawat secara konsisten umumnya akan lebih bernilai dibanding hubungan yang hanya terjalin ketika membutuhkan bantuan.

7. Manfaatkan media sosial profesional dengan bijak

Bagi introvert, membangun relasi secara daring sering kali terasa lebih nyaman. Namun, pendiri sekaligus Managing Partner IA Business Advisors, Brian Smith, mengingatkan agar interaksi di media sosial tetap dilakukan dengan tujuan yang jelas.

Menurutnya, berikan komentar atau kirim pesan ketika memang dapat memberikan nilai tambah. Hindari sekadar menggulir linimasa atau bereaksi tanpa tujuan karena hanya akan menghabiskan waktu dan energi.

Networking bukan soal menjadi yang paling ramah

Networking tidak berarti harus menjadi orang yang paling banyak berbicara atau paling mudah bergaul. Yang terpenting adalah membangun hubungan yang tulus, saling menghargai, dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.

Bagi introvert, kekuatan terbesar justru terletak pada kemampuan mendengarkan, mengajukan pertanyaan yang bermakna, serta membangun hubungan yang lebih mendalam. Dengan memanfaatkan kelebihan tersebut, networking dapat menjadi pengalaman yang lebih nyaman sekaligus membuka peluang baru, baik dalam karier maupun kehidupan pribadi.

Terkini

Lexus ES Generasi Terbaru Hadir di GIIAS

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 23:38:01 WIB

Aktivitas Pebalap MotoGP Saat Libur Tengah Musim

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 23:36:31 WIB

Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro Meluncur

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 23:35:01 WIB