Urusan Nonteknis Atlet Basket Putri Dituntaskan Jelang Asian Games

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:58:02 WIB
CdM Pastikan Atlet Basket Putri Fokus Hadapi Asian Games 2026 [FOTO: NET].

JAKARTA - Rangkaian persiapan yang dijalani oleh skuad tim nasional basket putri Indonesia guna menghadapi gelaran ajang multi-olahraga Asian Games 2026 Aichi-Nagoya tidak sekadar bertumpu pada aspek latihan fisik semata maupun pematangan strategi permainan. 

Di samping mematok target besar untuk menembus babak delapan besar, berbagai hal yang berkaitan dengan urusan nonteknis pun dipastikan telah tertata dengan matang agar para srikandi basket tanah air dapat berlaga secara optimal tanpa beban gangguan apa pun.

Hal krusial tersebut menjadi poin sorotan utama yang disampaikan oleh Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk ajang Asian Games 2026, Todotua Pasaribu, manakala dirinya menyambangi langsung lokasi pemusatan latihan Timnas Basket Putri Indonesia yang berpusat di GOR CLS Kertajaya, Surabaya, pada hari Kamis (30/7/2026) malam.

Di sela-sela kunjungan tersebut, ia menyempatkan diri untuk berdialog secara langsung bersama jajaran tim pelatih, para atlet, serta pengurus pusat Perbasi demi membahas tuntas pelbagai macam kebutuhan logistik dan administratif yang wajib diselesaikan sebelum keberangkatan rombongan tim menuju Jepang.

"Jadi kami membicarakan segala hal khususnya yang non teknis terhadap keberadaan para atlet itu sendiri nanti," tutur pria yang akrab disapa Todo tersebut ketika memberikan keterangan kepada awak media, termasuk pihak Kompas.com.

"Kira-kira apa rencana persiapannya Dan hal-hal non teknis apa saja yang perlu kami kolaborasikan, kami support Sehingga nanti pada saat hari H pertandingan itu kami mau memastikan atlet, pelatih, maupun tim ofisial itu memang bisa benar-benar fokus untuk bertanding di Asian Games nanti," imbuhnya.

Naturalisasi hingga Jadwal Keberangkatan Jadi Perhatian

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa setiap cabang olahraga umumnya memiliki karakteristik permasalahan yang berlainan, sehingga kehadiran tim CdM di sini difungsikan untuk membantu menjembatani serta mengoordinasikan beragam kebutuhan tersebut secara taktis.

Mulai dari urusan pemberkasan administrasi atlet, kemungkinan adanya proses naturalisasi pemain, hingga penyesuaian jadwal keberangkatan delegasi, semuanya menjadi bagian dari fokus perhatian serius tim CdM.

"Kalau kami dari CFD Mission sebenarnya lebih banyak kepada hal-hal yang non teknis, Kira-kira nanti misalnya kalau dalam cabang olahraga itu ada atletnya yang naturalisasi. Kemudian juga yang belum masuk dalam list, mungkin ada kendala-kendala dan lain-lain Itu kami coba kolaborasikan," tutur Todotua Pasaribu.

"Juga nanti mengenai keberangkatannya Biasanya kan ada beberapa cabang olahraga yang request datang jauh hari lebih awal supaya bisa ikut bertanding. Tapi ya kalau sama dengan tim putri basket kami Memang lebih kepada nanti kesiapan beberapa atlet-atletnya secara personal," sambungnya.

Kendati demikian, ia tetap menaruh rasa optimisme tinggi bahwa segenap persoalan administratif maupun pendukung tersebut bakal tuntas terselesaikan secara tuntas sebelum jadwal keberangkatan tiba.

"Itu sudah kami bicarakan dan semoga bisa ada jalan keluar terbaik Sehingga secara tim dan secara persiapan Karena kan semua cabang olahraga khususnya perbasi kan memang sudah mempersiapkan," tuturnya lagi.

Perbasi Dinilai Sudah Memiliki Program Jangka Panjang

Berdasarkan pandangan dari sosok yang juga mengemban amanah sebagai Wakil Kepala Badan Tim Nasional (BTN) Bola Basket Indonesia tersebut, proses penyiapan skuad tim basket putri tidak dibangun secara instan. Pihak Perbasi terbukti telah memiliki cetak biru program pembinaan berjangka panjang yang solid, di mana ajang Asian Games selalu diposisikan sebagai salah satu target utama di dalam kalender kompetisi prestasi mereka.

"Jadi memang kami bagaimana melihat untuk supaya bisa dari tim basket kami khususnya yang putri hari ini kami lihat Bisa memberikan yang terbaik di Asian Games," ujar pria yang kini menginjak usia 46 tahun itu.

"Sudah oke, karena ini kan sebenarnya hampir semua cabang olahraga khususnya juga basket putri ini merupakan rangkaian dalam persiapan yang panjang. Karena memang semua cabang olahraga punya strategi terhadap itu, memang penguatan-penguatan timnya," imbuhnya.

Kendati demikian, porsi perhatian terbesar tetap difokuskan untuk mengamankan situasi psikologis dan kenyamanan para atlet menjelang hari pertandingan agar mereka tidak terbebani oleh pelbagai persoalan rumit di luar lapangan.

"Nah kami mau memastikan itu Supaya atlet itu jangan dipusingkan nanti mereka berangkat Seperti apa, kelelahan di sana dan juga sampai di sana memang mereka benar-benar fokus. Jadi hal-hal non teknis di luar itu supaya kami yang garansikan," tegas Todotua Pasaribu.

"Oh kalau hal-hal yang non teknis tadi kami barusan bicarakan Rasa-rasanya itu hal-hal yang non teknis bisa kami selesaikan Sebelum pemerangkatan," sambungnya.

Optimistis Hadapi Persaingan Ketat di Asia

Menyongsong pelaksanaan ajang Asian Games 2026 mendatang, tingkat tantangan yang bakal dihadapi tentu jauh lebih berat dan kompetitif jika dibandingkan dengan kejuaraan level regional Asia Tenggara. Meski demikian, ia tetap menaruh keyakinan penuh bahwa skuad basket Indonesia memiliki kapasitas mental yang mumpuni untuk bersaing secara kompetitif berkat fondasi pembinaan yang terus menunjukkan progres positif.

"Kami optimis, tepatnya memang ini kan ajangnya Asian Games Jumlah challenge-nya lebih besar memang Kalau di tingkatan Asia Tenggara memang kami punya level confidence yang lebih jauh," kata Todotua Pasaribu.

"Tapi ini Asian Games ya tetap kami punya ini setidaknya kami masih bisa memanage Bahwa kami masuk dalam ajang Asian Gamesnya terus ke depan. Posisi rankingnya itu yang terus kami jaga, tahu sendiri kalau basket, Perbasi secara overall management organisasinya memang sudah baik ya mulai dari paketumnya dan lain-lain."

"Juga pembinaan terhadap club-clubnya juga sudah baik Ya harusnya jauh lebih bagus," pungkasnya.

Terkini

Concacaf Tolak Proposal Baru FIFA Terkait FFE

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 04:22:01 WIB

Caroline Dubois Gabung Tim Manny Robles Untuk Babak Baru

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 04:17:01 WIB

PSS Sleman Siap Hadapi Jadwal Padat Musim 2026/2027

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 04:15:32 WIB