Jumlah Penumpang Metro Jabar Trans Tembus 3,03 Juta di Semester I/2026

Jumat, 31 Juli 2026 | 00:51:02 WIB
Metro Jabar Trans Angkut 3,03 Juta Penumpang Pada Semester I/2026 [FOTO: NET].

JAKARTA -  PT Jasa Sarana (Perseroda) mencatatkan pertumbuhan yang signifikan pada layanan operasional Metro Jabar Trans (MJT) selama kurun waktu paruh pertama semester I/2026. Capaian positif ini dinilai merefleksikan keberhasilan proses transformasi sistem transportasi massal di wilayah Bandung Raya.

Moda transportasi publik massal yang beroperasi melayani kawasan Cekungan Bandung tersebut tercatat telah sukses mengangkut sebanyak 3.033.743 orang penumpang, atau berhasil merealisasikan pencapaian sebesar 119,59 persen dari target semester yang ditetapkan, yang sekaligus menandakan semakin tingginya tingkat kepercayaan publik terhadap sarana angkutan umum.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur PT Jasa Sarana, Uus Sundawan, mengemukakan bahwa capaian tersebut merupakan buah manis dari hasil transformasi layanan menyeluruh yang digencarkan oleh perusahaan sejak mulai mengambil alih manajemen pengelolaan Bus Rapid Transit (BRT) Metro Jabar Trans melalui penerapan skema Buy the Service (BTS) pada tanggal 1 Januari 2025 yang lalu.

Menurut pandangannya, esensi transformasi tersebut tidak sekadar berfokus pada pergantian atribut identitas layanan semata, melainkan mencakup pula peningkatan standar kualitas operasional, perluasan jangkauan rute jaringan, hingga penguatan sistem integrasi antarmoda agar fasilitas transportasi publik semakin mudah diakses oleh masyarakat luas.

"Metro Jabar Trans terus kami kembangkan menjadi transportasi publik yang aman, nyaman, terjangkau, dan terintegrasi. Tujuan akhirnya adalah menjadikan angkutan umum sebagai pilihan utama masyarakat Bandung Raya," kata Uus dalam keterangan tertulis, Jumat (31/7/2026).

Pada saat ini, armada Metro Jabar Trans secara aktif mengoperasikan sebanyak enam koridor utama yang menghubungkan berbagai simpul kawasan Cekungan Bandung, yang meliputi Koridor Leuwipanjang–Soreang, rute Kota Baru Parahyangan–Alun-alun Bandung, jalur Baleendah–Bandung Electronic Center (BEC), trayek Leuwipanjang–Dago, rute Dipatiukur–Jatinangor melalui jalur tol, serta koridor Leuwipanjang–Majalaya.

Keseluruhan koridor pelayanan tersebut telah didukung penuh dengan pengaplikasian sistem transaksi pembayaran secara nontunai, termasuk layanan QRIS TAP, yang semakin memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memanfaatkan layanan transportasi ini.

Lonjakan pertumbuhan jumlah volume penumpang tercatat terjadi secara merata di hampir seluruh koridor lintasan. Koridor Leuwipanjang–Dago menempati posisi sebagai rute trayek dengan tingkat kenaikan jumlah pengguna tertinggi, yang kemudian disusul oleh Koridor Leuwipanjang–Soreang serta rute Kota Baru Parahyangan–Alun-alun Bandung.

Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa mobilitas harian masyarakat di kawasan aglomerasi Bandung Raya terus mengalami eskalasi seiring dengan tren perbaikan kualitas pelayanan transportasi Metro Jabar Trans.

Pencapaian kinerja positif sepanjang semester I/2026 ini sekaligus melanjutkan tren keberhasilan impresif yang diukir pada kurun waktu tahun 2025 sebelumnya. Sepanjang tahun lalu, layanan Metro Jabar Trans sukses melayani sebanyak 5.005.894 penumpang BRT serta 45.720 penumpang layanan pengumpan (feeder), atau berada di kisaran 127,5 persen lebih tinggi apabila dikomparasikan dengan tahun sebelumnya, sekaligus melampaui target proyeksi yang telah dicanangkan.

Terkini