Pembangunan K-SIGN Rote Ndao Dukung Swasembada Garam Nasional

Kamis, 30 Juli 2026 | 22:17:01 WIB
Menko Pangan Sebut K-SIGN Rote Percepat Swasembada Garam Nasional [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengemukakan bahwa pembangunan fasilitas Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di wilayah Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur, merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto demi mengakselerasi tercapainya swasembada garam serta menekan tingkat ketergantungan pasokan terhadap produk impor.

"Pesan Bapak Presiden Prabowo, kalau garam kami produksi sendiri, yang menikmati hasilnya adalah kami. Tapi kalau kami impor garam, yang menikmati hasilnya orang lain, negara lain," katanya saat meninjau pembangunan K-SIGN di Rote Ndao, Kamis.

Berdasarkan pandangannya, keberadaan K-SIGN diproyeksikan bakal mendatangkan dampak positif perekonomian yang masif bagi masyarakat setempat di Kabupaten Rote Ndao maupun Provinsi NTT secara menyeluruh.

Ia menambahkan bahwa pengembangan kawasan industri pengolahan garam tersebut tidak sekadar berorientasi pada peningkatan volume produksi komoditas garam nasional semata, melainkan turut dirancang untuk menciptakan nilai tambah ekonomi secara riil bagi warga di sekitar kawasan.

Menurut keterangannya, setiap bidang lahan seluas satu hektare yang dikelola secara optimal tidak hanya menghasilkan komoditas garam berkualitas, tetapi juga membuka kesempatan kerja baru, memicu tumbuhnya unit-unit usaha kreatif, serta mendongkrak tingkat kesejahteraan hidup masyarakat.

Inisiasi pembangunan K-SIGN ini merupakan wujud nyata pelaksanaan dari ketentuan Peraturan Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Pergaraman Nasional yang berfungsi sebagai payung hukum strategis bagi pemerintah dalam memperkokoh struktur industri garam di dalam negeri.

Pihak Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur memandang bahwa berdirinya kawasan industri ini akan semakin mengukuhkan posisi strategis Kabupaten Rote Ndao sebagai salah satu sentra utama pengembangan industri pergaraman nasional di samping memacu geliat pertumbuhan ekonomi kawasan kepulauan.

Di samping menggenjot kapasitas produksi garam domestik, kawasan tersebut juga diharapkan mampu bertindak sebagai motor penggerak hilirisasi sektor industri garam sekaligus memperkuat jaringan rantai pasok pergaraman secara nasional.

Agenda peninjauan lapangan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi NTT Benyamin Nahak, Asisten I Sekretaris Daerah Provinsi NTT Alex Lumba, jajaran anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao.

Terkini

Update Harga Pangan 30 Juli:

Kamis, 30 Juli 2026 | 00:51:01 WIB

PLN Siap Alirkan Listrik di Perbatasan Jelang HUT RI

Kamis, 30 Juli 2026 | 00:47:32 WIB