Peran Strategis Pariwisata Dongkrak Ekonomi Nasional

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:00:02 WIB
Prabowo: Pariwisata Penggerak Utama Ekonomi Rakyat [FOTO: NET].

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyatakan sektor pariwisata memegang fungsi krusial dalam mendorong roda ekonomi negara sebab sanggup memunculkan dampak beruntun (multiplier effect) yang dirasakan secara langsung oleh rakyat pada beragam bidang.

Lewat pidatonya ketika meresmikan renovasi Stasiun Semarang Tawang, Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis, Kepala Negara menyampaikan bahwa setiap pelancong yang berkunjung ke Indonesia bukan sekadar mendatangkan devisa, melainkan turut mengaktifkan sumber penghidupan banyak pihak, mencakup petani, para pelaku bisnis hingga tenaga kerja bidang transportasi serta perhotelan.

"Untuk menggerakkan ekonomi untuk seluruh rakyat kami, pariwisata itu sangat penting. Pariwisata itu menghasilkan devisa. Pariwisata menggerakkan ekonomi. Satu wisatawan asing datang ke negara kita, minum secangkir kopi, petani kopi, hidup," ujar Prabowo dipantau melalui siaran Sekretariat Presiden di Jakarta, Kamis.

Presiden menuturkan bahwa daya pikat utama Indonesia bagi para pelancong global ialah kelimpahan budaya, pesona alam serta nuansa khas yang dimiliki berbagai wilayah Nusantara. Karenanya, ia mengimbau segenap jajaran pemerintah daerah agar menempatkan kebersihan lingkungan sebagai hal utama guna menopang kemajuan sektor pariwisata.

Beliau juga memuji langkah PT KAI (Persero) yang telah memperbaiki ratusan stasiun. Menurutnya, stasiun-stasiun bernilai sejarah tersebut merupakan komponen dari jatidiri bangsa di samping berpotensi menjadi daya tarik wisata.

Kepala Negara memandang bahwa upaya merawat stasiun bersejarah adalah bagian dari langkah memelihara warisan budaya sekaligus memantapkan perubahan rupa Indonesia agar menjadi kawasan yang bersih, elok, serta nyaman bagi pelancong.

"Revitalisasi ratusan stasiun sangat penting. Jangan dianggap sepele. Ini bisa jadi daya tarik. Wisatawan ada yang datang untuk sejarah. Mereka ke Jawa Tengah untuk Borobudur, ke Yogya untuk Prambanan," katanya.

Prabowo menekankan bahwa Indonesia harus sanggup menampilkan kawasan yang tertata rapi, terbebas dari kotoran sampah serta bangunan tak terawat demi mengokohkan citra Indonesia sebagai tujuan pelancong tingkat dunia.

Terkini