CEO Danantara Rosan Laporkan Rencana Danantara Housing

Selasa, 28 Juli 2026 | 19:18:02 WIB
Rosan Lapor Prabowo, Ungkap Rencana Danantara Housing [FOTO: NET].

JAKARTA — Kepala Eksekutif Danantara Rosan Roeslani memaparkan ihwal inisiatif pengembangan Danantara Housing sebagai langkah strategis memasarkan pelbagai hunian rumah tapak maupun vertikal yang sudah lama dibangun oleh korporasi milik negara. 

Perkara tersebut disampaikan Rosan selepas melaksanakan pertemuan terbatas bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertempat di Istana Negara, hari Senin (27/7/2026). Rosan menuturkan bahwa di dalam agenda rapat tersebut dirinya menguraikan rencana pematangan Danantara Housing.

"Rencana kami akan melakukan, ada beberapa pembangunan sifatnya apartemen atau rumah yang selama ini sudah dibangun oleh BUMN, tapi belum bisa terjual, kita akan mengadakan Danantara Housing," kata Rosan.

Dia menuturkan bahwa Danantara Housing nantinya berperan mengoptimalkan pemasaran unit perumahan maupun apartemen tersebut.

"Untuk itu bisa dibeli oleh masyarakat dengan suku bunga yang lebih menarik dan juga dengan cara pembayaran yang lebih baik," ujarnya.

Sebelumnya, Rosan pun menyebutkan bahwa pihak Danantara bakal bertindak sebagai eksekutor atas proyek lahan hibah kawasan Meikarta seluas 30 hektare (ha). Kepastian penugasan itu menyusul rampungnya kesepakatan serah terima aset menjelang penghujung bulan lalu (29/6/2026). 

Di samping itu, pemerintah berencana mendirikan hingga 141.000 unit hunian bertingkat di atas lahan hibah tersebut. Proyek pembangunan ini diproyeksikan menjadi bagian integral dari realisasi program 3 juta rumah yang digagas sebagai salah satu agenda prioritas Presiden Prabowo Subianto. 

Melalui pengoperasian unit hunian vertikal itu, pemerintah menaruh optimisme tinggi dalam upaya memangkas tingkat kekurangan kepemilikan rumah (backlog) yang tercatat menyentuh angka 9,4 juta berdasarkan laporan Susenas 2025.

“Diperkirakan dari tanah 30 hektare ini akan dibangun kurang lebih 141.000 unit. Kalau kita kali dengan anak, kita kali dengan istrinya yang ikut merasakan manfaat, paling tidak ini bisa menampung 500.000 atau 600.000 orang. Jadi dampak ini akan sangat, sangat, sangat-sangat signifikan,” imbuhnya.

Terkini