Pertamina Hulu Energi Gelar Program Pemeriksaan Mata untuk Siswa

Kamis, 23 Juli 2026 | 01:14:22 WIB
PHE Targetkan Program Lensa Energi Jangkau 2.200 Siswa [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Pertamina Hulu Energi (PHE), yang bertindak selaku Subholding Upstream dari PT Pertamina (Persero), menetapkan target ambisius agar program pemeriksaan kesehatan mata bertajuk SHU Eco-Vation Day: Lensa Energi mampu merangkul serta menjangkau sebanyak 2.200 siswa yang tersebar di seluruh penjuru Tanah Air.

Direktur Manajemen Risiko PHE Whisnu Bahriansyah, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, mengatakan program community involvement and development (CID) ini, berfokus pada peningkatan kesehatan mata anak-anak usia sekolah dasar di wilayah operasi perusahaan.

“Program Lensa Energi ini akan menjangkau 15 wilayah operasi PHE, meliputi Sumatera, Jawa, Kalimantan, hingga Indonesia timur dengan target lebih dari 2.200 siswa yang akan menerima pemeriksaan mata,” ujarnya.

Sebagai langkah awal implementasinya, program mulia ini diselenggarakan secara perdana di SDN 01 Pagi Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu, Jakarta, pada Rabu (22/7/2026), dengan melibatkan lebih dari 160 siswa dari kelas V dan VI yang berasal dari SDN 01 serta SDN 02 Pagi Pulau Kelapa.

Melalui rangkaian pemeriksaan kesehatan mata gratis beserta penyediaan bantuan kacamata bagi para pelajar yang memenuhi indikasi medis, program ini turut berpartisipasi aktif dalam mendukung upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan penglihatan pada anak-anak, agar mereka dapat mengikuti kegiatan proses belajar mengajar dengan rasa nyaman dan hasil yang optimal.

Whisnu mengatakan keberadaan Pertamina tidak hanya untuk menjaga ketahanan energi nasional, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan.

“Pertamina Hulu Energi melalui PHE OSES beroperasi di perairan lepas pantai yang tidak jauh dari tempat kami berdiri hari ini. Artinya, masyarakat Pulau Kelapa adalah tetangga wilayah operasi kami. Kami meyakini perusahaan yang baik tidak hanya diukur dari angka produksi, tetapi juga dari jejak manfaat yang ditinggalkan bagi masyarakat agar tumbuh bersama secara harmonis,” ujarnya saat hadir dalam kegiatan Lensa Energi di SDN 01 Pagi Pulau Kelapa tersebut.

Ia menjelaskan bahwa inisiatif Lensa Energi ini lahir dari semangat memadukan sinergi ekosistem dengan inovasi kreatif, sebuah pendekatan taktis yang mendorong terciptanya keseimbangan harmonis antara aspek keberlanjutan lingkungan hidup dan program pengembangan masyarakat di ring 1 wilayah operasi.

Menurut pandangan Whisnu, program Lensa Energi sengaja dipilih mengingat persoalan gangguan kesehatan mata pada anak-anak usia sekolah kerap kali luput dari perhatian karena sifatnya yang tersembunyi, namun menyimpan dampak buruk berjangka panjang.

“Seorang anak yang tidak dapat membaca tulisan di papan tulis dengan jelas sering kali tidak menyadarinya. Ia mungkin dianggap kurang fokus atau kurang mampu, padahal yang dibutuhkan anak tersebut adalah sepasang kacamata agar dapat melihat dunia dengan lebih jelas,” katanya.

Di hadapan para siswa penerima manfaat, Whisnu juga berpesan agar mereka bangga menggunakan kacamata yang diterima.

“Kacamata bukan tanda bahwa ada yang kurang pada diri kalian, tetapi alat untuk membantu melihat dunia sebagaimana mestinya. Teruslah membaca, teruslah belajar, dan jangan pernah berhenti bercita-cita, karena masa depan bangsa ini ada di tangan kalian,” pesannya.

Lebih lanjut, program sosial ini sekaligus merefleksikan bentuk manifestasi nyata dari nilai semangat employee volunteerism dan aksi sosial kolaboratif (collaborative social actions), di mana para insan pegawai atau perwira PHE turun tangan langsung sebagai relawan yang bersinergi bersama jajaran pemerintah daerah, tenaga medis profesional, serta pihak sekolah.

Pelaksanaan kegiatan ini menerapkan pendekatan berbasis kewilayahan (Area Based Implementation), di mana proses skrining pemeriksaan mata dijalankan langsung di lingkungan sekolah oleh tim tenaga medis dari fasilitas kesehatan setempat yang memiliki kompetensi klinis pemeriksaan mata serta kewenangan menerbitkan resep kacamata.

Keseluruhan pengadaan unit kacamata dalam program ini dipastikan telah memenuhi standar kelayakan kesehatan mata yang ketat.

Pelaksanaan kegiatan sosial ini dapat terwujud berkat adanya kolaborasi lintas sektor bersama pihak Pemerintah Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kelurahan Pulau Kelapa, Puskesmas Pulau Kelapa, serta pihak pengelola SDN 01 dan SDN 02 Pagi Pulau Kelapa.

Bupati Administrasi Kepulauan Seribu Muhammad Fadjar Churniawan menyampaikan apresiasi atas program SHU Eco-Vation Day: Lensa Energi.

“Saya ucapkan terima kasih kepada PHE dan rekan-rekan jajaran PHE OSES yang pada hari ini melakukan skrining mata dan pemberian kacamata bagi siswa-siswi kami yang ada di Pulau Kelapa. Luar biasa, tentunya bagi kami sangat bermanfaat sekali,” ujarnya.

Terkini